Komplotan ini sudah selama 3 tahun beraksi di Kota Depok dengan sasaran utama kepada perempuan. Komplotan ini juga biasa beraksi di KRL Jakarta-Bogor.
Kapolresta Depok AKBP Dwi Yono mengungkapkan, tertangkapnya para pelaku yaitu LM, HB, RG, dan MT berawal dari laporan beberapa korban kepada kepolisian. Petugas melakukan pengintaian ke sejumlah lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tersangka LM biasa beroperasi di dalam angkutan kota. Pria paruh baya ini pakai modusnya dengan pura-pura membaca koran beraksi mencopet barang korban dengan menutupi aksinya dengan koran.
Sedangkan dua tersangka lainnya, HB dan RG beroperasi merampas barang korbannya di jalanan dengan menggunakan motor. MT mencopet di dalam kereta api Jakarta-Bogor.
"Jelang lebaran, aktivitas masyarakat meningkat dan rawan akan tindak kejahatan," tuturnya.
Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho, mengatakan petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa ponsel, dompet berisi uang ratusan ribu, dan barang berharga.
Keempat tersangka ini dijerat dengan pasal 362 dan 368 KHUP dengan hukuman di atas 5 tahun.
"Masih ada pelaku copet lain yang masih beraksi. Barang dari aksi mareka ini, mareka jual ke pasar gelap. Dengan garga sekitar 500 ribu rupiah sapai 3 juta rupiah. Untuk menekan dan mempersempit ruang gerak pelaku kami menyebar anggota di beberapa titik rawan seperti Margonda dan Juanda," sebut Teguh Nugroho.
(fdn/fdn)











































