Beredar 'Transkrip Curhat', ini Kata Menteri Rini Soemarno

Feby Dwi Sutianto - detikNews
Senin, 29 Jun 2015 19:57 WIB
Jakarta - Mendagri Tjahjo Kumolo melaporkan menteri yang menjelekkan Presiden Jokowi ke RI-1. Pada saat bersamaan, di internal elite PDIP beredar teks mirip transkrip diduga percakapan seorang menteri.

Menteri BUMN Rini Soemarno menanggapi beredarnya transkrip 'curhat' yang beredar. Dalam keterangan tertulisnya, Rini membantah transkripsi yang dianggap menghina presiden merupakan pernyataan darinya.

"Sepatutnya dalam bulan suci Ramadan ini kita semua tidak semestinya memfitnah orang," ujar Rini, Senin (29/6/2015).

Menurut Rini bahasa yang ada dalam transkripsi tersebut bukanlah bahasa yang biasa dipakai dirinya sehari-hari. Dia menegaskan, anggota kabinet wajib tetap menjaga martabat dan kehormatan Presiden.

"Bagi saya adalah mutlak untuk mematuhi dan menghormati Presiden sebagai atasan saya," tutur Rini.

Isu seorang menteri yang menjelek-jelekkan Presiden Jokowi ini dilontarkan Mendagri Tjahjo Kumolo, Minggu (28/6). Isu itu terus bergulir membola salju hari ini. Namun hingga saat ini Tjahjo enggan mengungkap sosok menteri tersebut.

Berikut bunyi teks tersebut:

"Kalau memang saya hrs dicopot, silakan! Yg penting presiden bisa tunjukan apa kesalahan saya dan jelaskan bahwa atas kesalahan itu, saya pantas dicopot!  Belum tentu juga Presiden ngerti, apa tugas saya. Wong presiden juga nggak ngerti apa-apa."

Di bagian bawah teks tertulis nama seorang menteri perempuan dan tanggal 3 Juni 2015. Juga ada keterangan 'hasil rekaman' di teks tersebut. (fdn/nwk)


Debat Capres AS