"Soal program UP2DP, kalau memang anggaran tidak ada ya jangan. Karena itu sekali lagi, kita lebih bagus orientasikan pada hal-hal paling mendesak yang dibutuhkan rakyat sekarang ini," kata Ketua F-Golkar kubu Ical, Ade Komarudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2015).
Ade menilai saat ini ada hal-hal lain yang lebih mendesak. Namun, bila ruang fiskal APBN 2016 memenuhi, sah-sah saja program dana aspirasi dijalankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ade mengatakan dirinya belum menerima usulan proposal program dari anggota. Padahal, deadline penyerahan proposal ke fraksi adakah 30 Juni 2015.
"Usulan belum ada yang masuk. Boro-boro jangan bicara itu. Anggarannya ada dulu nggak. Kalo tidak ada ngapain juga dibicarakan," ucap Waketum Golkar kubu Ical ini.
Menurut Ade, sikap ini bukan pesimistis. Hanya saja, pihaknya tidak mau memaksa.
"Yang pasti yang begitu itu kita lihat dulu duitnya ada enggak. APBN mampu apa tidak. Kalo enggak, sekarang ini ngapain juga dipaksain," ungkap Ade. (imk/tor)











































