Cak Imin Harap Menteri Asal Parpol Tak Tersentuh Reshuffle Kabinet

Isu Reshuffle Kabinet

Cak Imin Harap Menteri Asal Parpol Tak Tersentuh Reshuffle Kabinet

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 29 Jun 2015 16:20 WIB
Cak Imin Harap Menteri Asal Parpol Tak Tersentuh Reshuffle Kabinet
Jakarta - Perombakan (Reshuffle) Kabinet sudah semakin santer terdengar. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa A Muhaimin Iskandar mengatakan, reshuffle kabinet sepenuhnya menjadi tanggung jawab Presiden Joko Widodo.

"Reshuffle Kabinet itu wewenang Presiden. Hak Prerogratif Presiden. Kita serahkan kepada Presiden sepenuhnya. Jangan campuri hak prerogatif Presiden," kata Cak Imin kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/6/2015).

Menurut Cak Imin, pihaknya mendukung jika Presiden Joko Widodo akan menggunakan hak prerogatifnya dengan mengganti beberapa menteri Kabinet Kerja.Β  Hanya saja, Cak Imin mengingatkan agar sebaiknya menteri-menteri dari partai politik tidak tersentuh rencana reshuffle kabinet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait dengan menteri dari parpol, Cak Imin haqul yakin Presiden Joko Widodo akan memahami dan mempertimbangkan posisi tersebut.Β  Selain itu, Cak Imin mengatakan, kondisi ekonomi nasional membutuhkan penanganan ekstra. Karena itu, sektor ekonomi memerlukan perhatian serius agar pertumbuhan ekonomi nasional dapat terkendali dengan baik.

Sektor ekonomi, kata Cak Imin, perlu digenjot dengan program-program yang dapat menstimulan meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia ke arah positif.Β  "Indonesia harus pula mampu menciptakan kemandirian dan daya saing yang lebih baik. Pertumbuhan ekonomi harus digenjot dengan akselerasi program-program di sektor ekonomi yang lebih relevan," kata Cak Imin.

Menurut Cak Imin, perhatian pemerintah harus memprioritaskan sektor ekonomi yang diharapkan tumbuh lebih baik.

Karena itu, Cak Imin mengingatkan agar pemerintah lebih mengedepankan geliat ekonomi nasional dengan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing. Indonesia diyakini mampu keluar dari kesulitan ekononomi yang dihadapi saat ini.

"Kita membutuhkan Sumber Daya Manusia dibidang ekonomi yang lebih berkualitas," kata Cak Imin.

(van/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads