"Reshuffle Kabinet itu wewenang Presiden. Hak Prerogratif Presiden. Kita serahkan kepada Presiden sepenuhnya. Jangan campuri hak prerogatif Presiden," kata Cak Imin kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/6/2015).
Menurut Cak Imin, pihaknya mendukung jika Presiden Joko Widodo akan menggunakan hak prerogatifnya dengan mengganti beberapa menteri Kabinet Kerja.Β Hanya saja, Cak Imin mengingatkan agar sebaiknya menteri-menteri dari partai politik tidak tersentuh rencana reshuffle kabinet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sektor ekonomi, kata Cak Imin, perlu digenjot dengan program-program yang dapat menstimulan meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia ke arah positif.Β "Indonesia harus pula mampu menciptakan kemandirian dan daya saing yang lebih baik. Pertumbuhan ekonomi harus digenjot dengan akselerasi program-program di sektor ekonomi yang lebih relevan," kata Cak Imin.
Menurut Cak Imin, perhatian pemerintah harus memprioritaskan sektor ekonomi yang diharapkan tumbuh lebih baik.
Karena itu, Cak Imin mengingatkan agar pemerintah lebih mengedepankan geliat ekonomi nasional dengan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing. Indonesia diyakini mampu keluar dari kesulitan ekononomi yang dihadapi saat ini.
"Kita membutuhkan Sumber Daya Manusia dibidang ekonomi yang lebih berkualitas," kata Cak Imin.
(van/tor)











































