Setelah menunggu hampir cukup lama dalam balutan udara dingin akhirnya saya bertemu dengan Petr Breckha atau Ibrahim. Ia adalah seorang mualaf muda dari Ceko. Meeting point kami di sebuah stasiun kereta di kota Praha bukan tanpa alasan, Ibrahim tinggal di kota yang cukup jauh dari Praha bernama Cezky Budiovitse, sebuah kota kecil berjarak 3 jam perjalanan dari ibukota Republik Ceko. Hampir di setiap akhir minggu seperti hari ini Ibrahim bertandang ke Praha untuk memenuhi 'belanja' lahir dan batin sebagai seorang muslim.
Obrolan kami harus terpotong, Ibrahim meminta untuk terlebih dahulu melaksanakan salat Subuh berjamaah di sebuah masjid tak jauh dari tempat kami berdiri. Inilah belanja batin Ibrahim sebagai seorang muslim, salah satu yang ia lakukan ketika datang ke Praha adalah untuk melaksanakan salat subuh berjamaah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Foto: Eko Hamdjah/Trans7) |
Di kota tempat Ibrahim tinggal, ia adalah satu-satunya muslim dari sekian banyak penduduk Ceko yang bermukim di sana. Tidak ada muslim lain dan tidak ada masjid. Jadi hanya di Praha-lah Ibrahim bisa dengan leluasa melaksanakan salat di masjid dengan berjamaah. Sungguh sesuatu yang kontras bila di bandingkan dengan di Indonesia. Di mana masjid ataupun musala dapat kita temui di hampir semua sudut kota dengan populasi muslim yang besar. Saya pun begitu penasaran apa yang membuat pemuda ini tertarik dengan Islam hingga akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang muslim.
"Ketika itu saya sedang berlibur mengunjungi kakak saya yang tinggal di Inggris. Setibanya saya di sana, saya menemukan kakak saya telah menjadi seorang muslim. Hingga akhirnya saya begitu penasaran apa yang menyebabkan kakak saya mengambil keputusan untuk memeluk Islam yang namanya begitu asing dalam keluarga saya," tutur Ibrahim.
Berbekal rasa penasaran Ibrahim melakukan pencarian berbagai informasi tentang Islam melalui berbagai sumber. Setelah melakukan pencarian, perlahan-lahan Ibrahim mulai memahami keputusan sang kakak memeluk agama rahmatan lil alamin. Ibrahim bertutur bahwa agama Islam yang ia pelajari begitu indah dan begitu sempurna. Bagaimana setiap hal dalam kehidupan manusia diatur oleh Allah, Sang Pencipta sejak Bumi diciptakan dan manusia sebagai khalifah di muka bumi diturunkan.
Ibrahim sangat takjub dengan semua fakta kebesaran tentang Islam. Di bawah bimbingan sang kakak akhirnya pada tahun 2012 pria muda bernama Petr Breckha ini melafalkan dua kalimat syahadat untuk menjadi seorang Muslim. Dan sejak itulah seluruh kehidupan Ibrahim berubah.
Sejak menemukan Islam, Ibrahim memandang hidup berbeda dengan warga Ceko kebanyakan yang atheis. Ibrahim menjadi lebih menghormati dan menghargai orang lain terutama kaum wanita. Ia paham bagaimana seorang wanita begitu dimuliakan oleh Islam.
"Sebelum memeluk Islam saya hidup seperti warga negara ini (Ceko) pada umumnya. Setiap hari menjalani rutinitas yang sama, belajar, pergi bekerja, besenang-senang hingga akhirnya meninggal, benar-benar tanpa tujuan. Namun setelah menjadi seorang muslim saya benar-benar berbeda, saya mengisi hari-hari saya untuk bersyukur akan segala rahmat dan rezeki yang telah di karuniakan Allah kepada saya, dan mengamalkannya kembali kepada orang lain," ucapnya.
"Saya begitu kagum dengan Ibrahim, saya juga kagum bagaimana Islam bisa merubah hati seseorang dalam waktu singkat," imbuhnya.
Kini Ibrahim masih terus menyempurnakan keislamannya, dan salah satu yang ia lakukan adalah dengan mengenal kitab suci agama ini yaitu Alquran. Rupanya kunjungan Ibrahim ke Praha bukan tanpa tujuan. Selain melaksanakan salat berjemaah di masjid seperti minggu-minggu sebelumnya ia juga akan singgah di apartemen seorang teman muslimnya untuk belajar membaca Iqra'.
(Foto: Eko Hamdjah/Trans7) |
Ya hampir beberapa bulan ini Ibrahim mulai mempelajari membaca Iqra' dari seorang temannya asal Indonesia. Sekali lagi saya begitu kagum tanpa rasa malu ataupun sungkan Ibrahim mulai membaca susunan huruf hijaiyah dengan terbata-bata. Tampaknya Ibrahim jauh lebih sadar bahwa untuk menjadi seorang muslim tidak hanya cukup dengan mengucapkan dua kalimat syahadat, ia juga harus mempelajari bagaimana menjadi seorang muslim kaffah atau muslim seutuhnya.
Saksikan kisah selengkapnya kehidupan muslim di negara Republik Ceko dalam program "Jazirah Islam" pada Selasa, 30 Juni 2015 pukul 05.15 WIB hanya di TRANS 7
Halaman 2 dari 1












































(Foto: Eko Hamdjah/Trans7)
(Foto: Eko Hamdjah/Trans7)