Daftar Playboy Facebook yang Jahat Pada Gadis Kenalannya

Daftar Playboy Facebook yang Jahat Pada Gadis Kenalannya

Rachmadin Ismail - detikNews
Senin, 29 Jun 2015 14:51 WIB
Daftar Playboy Facebook yang Jahat Pada Gadis Kenalannya
Jakarta - Jangan pernah tertipu oleh wajah ganteng profil foto seorang pria di Facebook. Bisa jadi itu hanya kedok semata. Para playboy di Facebook tak segan berbuat jahat pada gadis kenalannya.

Kasus berkenalan lewat Facebook lalu berujung pada kekerasan bukan hanya sekali terjadi. Sejak beberapa tahun terakhir, sudah banyak yang terungkap kepolisian. Sebagian bahkan ada yang berakhir tragis dengan pembunuhan dan pemerkosaan.

Kasusnya juga hampir merata di berbagai daerah. Ada yang terungkap di Makassar, Sulawesi Selatan, sampai di daerah Purbalingga, Jawa Tengah. Rata-rata korbannya mulai dari gadis berusia belasan tahun sampai janda yang sudah berumur 30an tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila Anda aktif di media sosial Facebook, sebaiknya harus lebih waspada. Jangan pernah tertipu oleh pesona wajah atau rayuan gombal yang bisa membutakan mata.

Setiap kenalan yang mengajak bertemu, sebaiknya diteliti dengan seksama. Jangan lupa, hindari juga pertemuan empat mata pada saat kopi darat. Ajaklah saudara atau kerabat dekat agar bisa menjaga bila terjadi masalah.

Berikut sejumlah kasus playboy Facebook yang tega berbuat jahat pada gadis kenalannya:

1. Nanang Aryanto

Yulita Wulandari, janda muda asal Sukoharjo ditemukan tewas di hotel di Solo. Dia dibunuh kawan yang baru dikenalnya melalui Facebook. Mereka langsung akrab dan janjian bertemu, justru pada perjumpaan pertama itulah Yulita dihabisi tersangka.

Kasubag Humas Polresta Surakarta, AKP Sis Raniwati, mengatakan dari pengakuan tersangka Nanang Aryanto, dia baru kenal dengan korban dua pekan terakhir dan langsung merasa dekat.

Sebelumnya pihak keluarga memang mengatakan Yulita yang sudah menjanda berniat mencari pendamping hidup lagi lewat Facebook. Keluarga sudah sering mengingatkan tentang risikonya karena sudah sering terjadi kejahatan lewat kenalan seperti itu, tapi sepertinya dia tidak mengindahkan.

Namun tak lama kemudian mereka telibat cekcok di dalam kamar. Penyebabnya, Yulita menerima telepon dari seorang laki-laki yang dicurigai tersangka sebagai pacar korban. Dengan dalih cemburu, tersangka kemudian menumpahkan kemarahan kepada korban.

Keributan itu sempat diketahui pengelola hotel yang datang melerai. Namun tersangka segera mengusir mereka dengan alasan keributan itu adalah keributan internal keluarga yang tidak pantas dicampuri pihak luar. Si tersangka kemudian membawa barang-barang korban, termasuk motornya.

2. Residivis ALP

Seorang gadis remaja diperkosa setelah berkenalan dengan pria berinisial ALP di Facebook. Dia ternyata tak hanya pemerkosa, namun juga pernah terlibat di kasus pencurian.

Tak hanya ALP, namun teman-temannya yakni AKI (17), ES (21), IO (20), AR (26) juga ikut memperkosa korban. Setelah itu, korban ditinggalkan di semak belukar.

Korban ditolong seorang sekuriti yang kebetulan melintas dan menemukan korban di lokasi, dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Ciracas. Berkat ciri dan identitas yang diungkap korban, serta penelusuran akun Facebook pelaku, polisi dapat meringkus ALP dan kawan-kawannya tengah malam itu juga.

Pelaku dan kawan-kawannya di jerat dengan pasal 81 Undang-undang No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

3. Mahasiswa AG

Seorang siswi kelas II SMP di Gowa, Sulawesi Selatan, melapor ke SPKT Polres Gowa, Senin malam (2/3), atas kasus pemerkosaan yang dialaminya, yang dilakukan oleh AG, pria yang baru sepekan ia kenal di Facebook.

Menurut keterangan korban, ia awalnya mengundang AG, yang mengaku sebagai mahasiswa di salah satu kampus di Makassar, bertamu ke rumahnya.

Namun, saat korban masuk ke dalam rumahnya yang dalam keadaan kosong, AG membuntutinya lalu melancarkan aksi bejatnya. AG memperkosa korban di dalam kamar mandi rumah.

Menurut Kanit SPKT Polres Gowa, Aiptu Arifin, usai menerima laporan korban, pihak Polres Gowa segera menindaklanjuti dengan melakukan pengejaran pada pelaku yang diduga mahasiswa di salah satu kampus di Makassar itu.

Atas perbuatannya, pelaku diancam Pasal 285 KUHP dan Pasal 81 UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 300 juta.

4. Begal Tembong

Kelompok begal bersenjata tajam juga mengusik ketenangan warga Kota Semarang, Jawa Tengah. Bahkan empat begal yang baru saja ditangkap mengincar perempuan yang dikenal lewat jejaring sosial Facebook.

Mereka adalah RS alias Tembong (22), MF (17), AS (23), dan SS (22), sedangkan korban adalah Choirinisa (16) seorang pelajar warga Jalan Sawo Jajar. Pelaku Tembong mengatakan, awalnya ia mengenal korban lewat FB.

Tembong kemudian memanfaatkan kesempatan itu untuk menemui korban. Pelaku pun meminta ketemuan di dekat Lapangan Garnisun dekat dengan Mapolrestabes Semarang hari Kamis (26/2) kemarin sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itulah tiga tersangka lainnya datang membawa parang sepanjang 40 cm untuk menakut-nakuti korban. Seketika barang-barang korban dilucuti termasuk motor korban.

Polisi yang menerima laporan tersebut langsung bergerak cepat dan mengejar para pelaku. Saat pengejaran ternyata mereka melawan dan membahayakan sehingga polisi terpaksa melepas timah panas ke kaki tiga pelaku. Tidak sampai dua jam, pelaku akhirnya berhasil dibekuk.

Akibat perbuatannya, empat pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

5. Saeful Husen

Perempuan 'meleleh' saat ada pria berwajah ganteng dengan nama mentereng mengajaknya kenalan di Facebook. Melalui akun Facebook palsu, Saeful Husen menipu lebih dari 6 perempuan. Dia memasang wajah pria ganteng dengan nama T Rizal Maulana (TRM) asal Aceh. Foto ganteng yang dipakai milik Russel, pria asal Filipina.
caption-here..

Russel bekerja di perusahaan kapal kargo terbesar di dunia milik salah satu anak perusahaan A.P. Moller yakni Mersk Line. Wajahnya memang kerap digunakan oleh pria-pria jahil.

Foto Russel banyak beredar situs jejaring sosial, TWOO. Adapun foto yang sering digunakan untuk modus penipuan atau pemerasan yakni gambar Russel yang tengah mengenakan seragam dinas Philippine Nautical Training Institute (PNTC) agar meyakinkan korbannya.

Lewat rayuan gombal, perempuan yang kebanyakan ibu-ibu tersebar di beberapa provinsi itu dipacari lewat Facebook. Si Saeful yang juga tahanan narkoba ini mengendalikan akun Facebook-nya dari balik jeruji besi di Lapas Subang, Jawa Barat.

Setelah memacari sejumlah perempuan, mereka bertukar nomor telepon. Mulailah Saiful meminta yang aneh-aneh. Tak hanya foto bugil, ada juga yang lain.

6. Wawan Riyansyah

Zahra Nur Afifah (16) siswi SMA Muhammadiyah akhirnya ditemukan di Bandung. Sejak 15 Mei 2015 lalu, ayahanda Zahra, Arif melapor ke polisi bahwa putrinya kabur. Ternyata dia dibawa kabur kenalan Facebook-nya yaitu Wawan Riyansyah alias Andrew Kristian Yohanes (20)

Polres Purbalingga yang mendapat laporan bekerja keras dan akhirnya menemukan Zahra dan seorang pria bernama Wawan yang ternyata teman kenalan di Facebook.

Polisi kemudian membawa Zahra dan Wawan ke Polres Purbalingga. Di Mapolres Purbalingga, Zahra dan ayahnya Arif, sempat bertangis-tangisan.

β€œDia cerita, selama ini tidur di musala dan masjid. Makan seadanya, jadi si Wawan ini ninggalin Zahra di masjid dengan bekal roti, terus kembali dua atau tiga hari kemudian,” jelas Arif.

Zahra dan Wawan kenal lewat Facebook. Entah bagaimana, Zahra kemudian pergi dengan Wawan. Zahra dibawa pergi Wawan dari Purbalingga ke Purwokerto, kemudian ke Yogya, Surabaya, Malang, Pasuruan, Solo, hingga ke Bandung. Selama pelarian, Wawan bekerja serabutan mulai dari tukang cuci mobil sampai di tempat bakso.

Bagi Anda yang pernah mengalami penipuan pria di Facebook, silakan berbagi ke redaksi@detik.com agar tak ada lagi korban lainnya. Jangan lupa sertakan nomor kontak Anda.
Halaman 2 dari 7
(mad/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads