"Sejauh ini belum ada black spot. Artinya lagi-lagi (terjadi) acak, didorong oleh kondisi kewaspadaan pengemudinya," kata Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya yang mengelola Tol Cipali, Hudaya Arryanto, saat mendampingi Menhub Ignasius Jonan di Tol Cipali, Jawa Barat, Senin (29/6/2015).
Hudaya mengklaim bahwa di tol sepanjang 116,75 yang dibangun perusahaannya tidak ada masalah. Mulai dari kontur jalan, aspal, geometri jalanan, rambu yang lengkap termasuk penerangan jalan sudah tersedia. Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi faktor kelelahan mendominasi, lebih banyak kecelakaan tunggal, tabrak dari belakang. Ini indikasi kewaspadaan, pecah ban juga," ujarnya.
"Kalau boleh saya pesan, selain jalan yang baik juga diimbangi kesiapan fisik pengendara. Rest area sudah tersedia, di mana jika merasa lelah dapat digunakan dengan baik," imbuh Direktur Kosntruksi tersebut.
Soal penerangan dan rambu jalan yang dianggap masih kurang memadai saat malam hari, Hudaya menyebut rambu atau patok pengarah sudah ada di sepanjang tol. Yaitu guide rail yang terpasang tiap 4 meter di sisi jalan umumnya pada tol lainnya.
"Kalau malam kayak run way," ucap Hudaya.
(bal/dra)











































