Bahkan Ramadhan Jazz Festival sukses digelar untuk kelima kali pada Jumat-Sabtu (26-27/6/2015) lalu. Bukan semata-mata hiburan, cara ini adalah untuk menarik minat remaja untuk gemar datang ke masjid.
"Alhamdulillah, acara Ramadan Jazz Festival-nya itu sukses, ini salah satu cara kita untuk menunjukkan kalau remaja masjid itu nggak kaku tapi juga bisa membuat pentas acara seperti ini," ucap Ketua Project Gema Ramadhan Ricma, Afrizal Dhea, saat berbincang dengan detikcom di Masjid Cut Meutia, Jl Cut Meutia 1, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sederet nama-nama musisi ikut memeriahkan acara musik jazz yang dibalut suasana religi ini, antara lain Raisa, Kunto Aji, Maliq and D'Essential, Abenk Alter, Emerald, Yura Yunita, Inna Kamarie and Band, Rieka Roslan, White Shoes and The Couples Company, Lantun Orchestra, Abdul and The Coffee Theory, Beben Jazz and Friends dan Rio Moreno.
Bahkan, menurut Afrizal, perhelatan Ramadhan Jazz Festival ini juga didatangi beberapa tokoh seperti Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.
"Iya, kemarin juga sempet beberapa tokoh penting dateng untuk menyaksikan Ramadhan Jazz Festival. bahkan ini di luar target perkiraan kita sampai penuh pelataran masjid," tambah Afrizal.
Menurutnya, event yang sudah kelima kali digelar ini merupakan inovasi para remaja Masjid Cut Meutia untuk menggabungkan antara seni, budaya dan agama menjadi satu dan dapat menarik perhatian masyarakat.
"Membuat sesuatu hal yang berbeda dan menunjukkan ke orang-orang kalau masjid juga bisa membuat sesuatu yang berbeda, sehingga bisa menarik perhatian masyarakat," ujar Afrizal yang masih berkuliah di PPM School of Management semester 5 ini.
Selain membuat gelaran musik jazz, Ricma juga menggalang donasi dan donor darah di acara Ramadhan Jazz Festival itu.
"AlhamdulilLah, berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp 100 juta yang nantinya akan disalurkan ke pihak-pihak yang membutuhkan," tambahnya.
Selain itu, ada beberapa program selama Ramadan yang digelar Ricma dalam program "Gema Ramadan", tujuannya sama, supaya remaja senang beraktivitas di masjid. Program itu adalah RICMA Fair, Jakarta Souk 'Fashion and Food Bazzar, Nuzullul Quran, RICMA Camp dan masih banyak lagi.
Masjid Cut Meutia merupakan salah satu cagar budaya di Jakarta. Gedung ini dulunya 'De Bouwploeg' yang berdiri pada 1879, milik sebuah perusahaan. Warga sekitar kemudian meminta Jenderal AH Nasution (alm) yang tinggal di sekitar Menteng untuk menjadikannya sebagai masjid. Bangunan itu tak berubah dari dulu hingga sekarang.
Halaman 2 dari 1











































