"Pada prinsipnya kita setuju dengan pendanaan parpol ini karena sejak sebelumnya kan sudah ada. Ini salah satu cara kita cegah terjadinya korupsi karena domain politik ini kan domain publik," ujar Presiden PKS Anis Matta kepada wartawan usai berbuka bersama di rumah dinas Menko PMK Puan Maharani, Jl Denpasar Raya, Jakarta Selatan, Minggu (28/6/2015) malam.
Mengenai besaran dana partai yang ideal tak disebutkan oleh Anis. Dia hanya berkata bahwa pembahasan mengenai besaran adalah domain pemerintah dan DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sepakat akan dana partai, Anis menyebut bahwa belum tentu iuran dari kader dihilangkan. Karena menurut dia iuran itu adalah urusan internal masing-masing partai politik.
Tak hanya soal dana parpol, Anis juga menanggapi tentang dana aspirasi alias UP2DP. Dia sepakat bahwa dana tersebut akan digunakan anggota DPR membangun daerah pemilihan yang belum terakomodasi oleh APBN.
"Saya kira itu (dana aspirasi) juga sama begitu ya karena itu kan bagian mekanisme politik dan menurut saya ada banyak hal yang tak bisa masuk dalam perencanaan besar seperti di Bappenas tapi itu bisa ditutupi untuk di daerah, di dapil. Ini bagus," kata Anis.
(bpn/kha)











































