Di Stasiun Cirebon, Jonan Jajal Layanan Pesan Tiket Kerata Api e-kiosk

Di Stasiun Cirebon, Jonan Jajal Layanan Pesan Tiket Kerata Api e-kiosk

M Iqbal - detikNews
Senin, 29 Jun 2015 02:50 WIB
Di Stasiun Cirebon, Jonan Jajal Layanan Pesan Tiket Kerata Api e-kiosk
Cirebon - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melakukan kunjungan kerja ke Cirebon untuk meninjau persiapan jalur mudik di Tol Cikopo Palimanan (Cipali) pada Senin (29/6). Setibanya di Stasiun Cirebon, Jonan sempat meninjau area stasiun dan menjajal layanan e-kiosk.

Jonan tiba di Stasiun Cirebon sekitar pukul 23.15 WIB, Minggu (28/6/2015) malam, menggunakan kereta api eksekutif Argo Lawu / 8 dari Stasiun Gambir, Jakarta, sekitar pukul 20.15 WIB atau sekitar 3 jam perjalanan.

Tiba di Stasiun Cirebon, Jonan disambut Wali Kota Cirebon Nasrudin Aziz. Turut mendampingi Jonan Dirut PT KAI Edi Sukmoro, Dirjen Perhubungan Darat Djoko Sasono, Dirjen Perkeretapian Hermanto Dwiatmoko, Kapuskom Kemenhub JA Barata dan beberapa pejabat Eselon II dan III.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski waktu memasuki dini hari dan suasana stasiun yang sepi dari aktivitas, Jonan yang mengenakan kemeja putih tampak santai berbincang dengan pejabat Cirebon dan rombongan Kementerian Perhubungan. Jonan juga sambil lesehan di peron, sempat melayani wawancara wartawan.

Saat akan beranjak dari stasiun, Jonan menyempatkan meninjau area Stasiun Cirebon, menengok lahan parkir yang menurutnya cukup luas, hingga tibalah dia melihat mesin e-kiosk. Mesin e-kiosk merupakan layanan pemesanan tiket yang baru diluncurkan Senin (13/4) lalu di Gambir. Rupanya, layanan itu sudah tersedia di Stasiun Cirebon.

Didampingi Dirut PT KAI Edi Sukmoro, Jonan lalu mencoba memesan tiket melalui e-kiosk. Pada awalnya tampak kesulitan, namun setelah dicoba akhirnya bisa dilakukan dengan mengikuti tahapan pemesanan pada layar touch screen berbahasa Inggris tersebut.

Jonan mengawali dengan mengisi kolom 'travel date', lalu mengisi 'departure station': Cirebon (CN), 'arrival station': Gambir (GMR), 'adult': 1, 'infant': 0. Lalu menekan pilhan 'OK'. Muncullah informasi tentang jadwal keberangkatan.

"Iki tanggal piro? (ini tanggal berapa?)" kata Jonan ke Dirut PT KAI Edi Sukmoro yang dijawab pagi ini.

Mantan Dirut PT KAI itu lalu mengikuti petunjuk selajutnya mengisi identitas diri.
Name: Ignasius Jonan
ID (KTP): diisi sembarang karena sekedar menjajal layanan
Phone No: 0811xxx

Setelah menekan 'OK'. Layar berikutnya menampilkan kursi yang tersedia dan bisa dipilih sesuai keinginan. Setelah selesai, langkah selanjutnya menentukan alternatif pembayaran yaitu cash, tmoney atau debit card. Jonan memilih cash.

Sesuai harga yang tertera Rp 180.000, Jonan memasukkan uang dari dompetnya sebesar Rp 200.000. Kemudian mesin meminta konfirmasi nomor HP untuk sisa kembalian sebesar Rp 20.000. Akhirnya keluarlah struk transaksi yang pada bagian bawahnya menampilkan barcode.

"Apik iki (bagus ini)," seru Jonan saat transaksi pembelian tiketnya berhasil.

Jonan melanjutkan menuju mesin yang berada tak jauh dari situ untuk menerbitkan tiket kereta api. Namun karena di Stasiun Cirebon belum ada scanner barcode, maka dilakukan secara manual. Setelah disesuaikan, muncullah tiket yang bisa digunakan untuk perjalanan kereta api.

"Kalau tiket bis bisa begini, Apik," seru Jonan.

Usai menjajal layanan e-kiosk, pukul 00.31 WIB Senin (29/6) Jonan lalu berjalan menuju bis yang akan membawanya menuju tempat penginapan. Rencananya, pagi ini Jonan akan menengok Tol baru Cipali dari Cirebon menuju Jakarta untuk melihat kesiapan jalur mudik lebaran. (kha/kha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads