Para pembeli biasanya membeli baju-baju di pasar ini untuk dijual lagi, sehingga mereka membeli dalam jumlah besar. Situasi pasar yang sangat ramai membuat mereka kesulitan membawa belanjaannya. Untuk mengatasinya mereka tak menenteng belanjaannya, melainkan mengikat plastik belanjaannya dengan tali kemudian menyeretnya, Minggu (28/6/2015).
"Saya beli baju lebaran, sekalian buat dijual lagi. Soalnya kalau belinya banyak jatuhnya lebih murah," kata Ina (36) asal Semarang, kepada detikcom, Minggu (28/6/2015).
Ina membeli jilbab, mukena, pasmina dan baju koko untuk dibawa ke Semarang. "Lumayan kalau di sini jadi lebih murah," katanya.
Sri Endang, salah seorang penjual baju di Blok A mengatakan, sekarang sedang tren baju lebaran yang motifnya sama untuk satu keluarga. Untuk kisaran harga menurutnya bervariasi, namun masih terjangkau.
"Lagi tren sekarang baju-baju koko yang pasangan atau yang satu set buat sekeluarga. Sekarang juga lagi musim baju gamis Jodha Akbar seperti yang ada di televisi," katanya. (nal/try)











































