"Kami tidak melarang pemudik gunakan motor, tapi untuk keselamatan, kami imbau kepada para pemudik yang bawa anak lebih baik menggunakan angkutan massal seperti bus, atau kereta," kata Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Warsinem kepada detikcom, Minggu (28/6/2015).
Warsinem mengatakan, mudik membawa anak dengan menggunakan motor sangat tidak baik untuk kesehatan anak. Di samping itu, tentu motor juga rawan kecelakaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain rentan mengalami kecelakaan, motor tidak didesain untuk perjalanan jauh. Kalaupun hendak menggunakan motor, pemudik diimbau untuk beristirahat dalam tempo tertentu agar tidak mengantuk.
Warsinem mengatakan, angka kecelakaan yang melibatkan motor paling tinggi di banding kendaraan lainnya dari tahun ke tahunnya. Dengan kampanye keselamatan ini, diharapkan tingkat fatalitas kecelakaan menurun. (mei/try)











































