"Barusan diberi info oleh pihak penyidik, sejauh ini sudah periksa 5 saksi," ujar Kasie Humas Polsek Pamulang Aiptu Sucito kepada detikcom saat ditemui di kantornya, Sabtu (27/6/2015).
"(Saksi dari penyewa kos bernama) Novrianto, karyawan swasta, kelahiran Jakarta 18 November 1995. Diperiksa pagi tadi habis sahur," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada (motifnya). Dari keterangan mertuanya, Acil sempat mengancam akan membunuh Citra," terang Sucito.
Akan tetapi, saat ini polisi masih mendalami motif di balik tewasnya Citra. Mengenai keberadaan Acil sendiri, polisi tengah memburu dia.
"Belum tahu. Sekarang anggota lagi mengejar bersama Buser Pamulang dan Polres," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Citra ditemukan tewas di kamar kos milik Novianto alias Jawa. Citra datang bersama suaminya ke kosan itu pada Kamis (25/6) lalu.
Mereka sempat terlihat mengobrol di depan teras dan terlibat cekcok. Sekitar pukul 03.00 WIB, mereka masuk ke dalam kamar. Sementara Jawa pergi meninggalkan mereka berdua di kamar kosannya.
Para tetangga di kosan sempat mendengar pekikan 'Tolong!' dari dalam kamar tersebut. Bahkan, salah seorang tetangga sempat merasakan getaran pada dindingnya yang diduga terjadi saat kepala Citra dibenturkan. (aws/gah)











































