Direkam Diam-diam, Bush Akui Pernah Mengisap Ganja

Direkam Diam-diam, Bush Akui Pernah Mengisap Ganja

- detikNews
Senin, 21 Feb 2005 14:30 WIB
Jakarta - Presiden AS George W Bush mengatakan kalau dirinya pernah mengisap ganja. Hal tersebut terungkap dalam pembicaraan Bush dengan seorang teman lamanya, yang direkam tanpa sepengetahuan pemimpin negeri adikuasa itu.Percakapan itu berlangsung saat Bush belum menjadi presiden. Demikian diberitakan surat kabar terkemuka AS, The New York Times seperti dilansir Associated Press, Senin (21/2/2005).Sebagian dari rekaman-rekaman tersebut, yang dibuat pada 1998-2000 oleh penulis Doug Wead secara diam-diam, telah ditayangkan ABC News pada Minggu (20/2/2005) dan diterbitkan oleh harian New York Times.Pada salah satu rekaman, Bush mengejek mantan wakil presiden AS, Al Gore, rival kepresidenannya pada tahun 2000, karena pernah mengaku mengisap ganja. Dikatakan Bush, dirinya tidak akan mengaku jika ditanya soal ganja itu."Saya tidak akan menjawab pertanyaan-pertanyaan soal ganja itu," ujar Bush menurut Times. Anda tahu kenapa? Karena saya tidak ingin anak-anak kecil mencoba apa yang telah saya coba," imbuhnya.Pihak Gedung Putih tidak membantah keotentikan rekaman tersebut. Seorang juru bicara Gedung Putih menyatakan bahwa percakapan tersebut terjadi ketika Bush masih menjabat sebagai Gubernur Texas. Itu merupakan percakapan biasa dengan seseorang yang dianggap Bush sebagai teman. "Gubernur melakukan pembicaraan biasa dengan seseorang yang dianggap sebagai temannya," ujar juru bicara Trent Duffy.Hal senada disampaikan juru bicara Gedung Putih lainnya, Scott McClellan kepada para wartawan yang menyertai lawatan Presiden Bush ke Eropa dengan menumpang pesawat Air Force One.Percakapan itu, ujar McCellan, terjadi lebih dari empat tahun lalu. Beberapa tahun belakangan ini tidak ada lagi kontak antara Bush dengan Wead, yang pernah menjadi asisten George HW Bush, ketika ayah Bush tersebut menjadi presiden AS.Dituturkan McClellan, saat itu Bush tidak sadar bahwa ucapan-ucapannya direkam. Gedung Putih pun baru mengetahui soal rekaman itu ketika dimintai tanggapan oleh Times. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads