Seorang saksi, Henry Sutoto mengatakan ledakan terjadi pada Jumat (27/6/2015) sekitar pukul 16.35 WIB saat ia tengah berada di Klinik istrinya. Dari ledakan tersebut, menurut Henry hingga mengakibatkan hancurnya kanopy rumah.
"Sebuah Bom Balon terbang seperti roket, melintasi 2 rumah, terbang sejauh 50 meter, jatuh menimpa kanopi rumah hingga rusak. Lubang semen sampai berlubang," ujar Henry kepada detikcom, Sabtu (27/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benarkah alumunium foil bisa menggantikan karbit? atau sasaran utamanya bisa jadi bikin ramuan peledak, mengingat baru kali ini tukang balon melakukan oplosan. Polisi harus jeli, dari alumunium foil bungkus rokok bisa jadi ledakan," terangnya.
Meski terjadi ledakan, Henry menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (tfn/rvk)










































