"50 persen di sekitar bandara itu jalan tol. Jadi bagaimana kita mengutamakan transportasi umum dominan," kata Direktur Utama AP II Budi Karya di Jakarta, Jumat (26/6/2015) malam.
"Kami kerjasama dengan taksi dan Damri, akan ada penambahan 1.000 taksi dan 50 Damri," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena mereka (truk) kecepatannya lambat dan banyak," ujar Budi.
Ditambahkan Budi, AP II mengoperasikan bus gratis untuk menjemput penumpang dan mengantarkannya ke Raya Bokor atau Kapuk. Hal ini ditujukan bagi penumpang yang menuju wilayah sekitar bandara.
"Jangka panjang, jalan kereta dan tol. Tapi kereta lebih baik. Kita akan mengusulkan pemerintah agar jalan kereta dari luar arah barat, karena kereta biasa dari arah timur. Kereta yang akan selesai di 2016 akan memfasilitasi 30 persen penumpang," ucap Budi. (vid/rvk)











































