UE Siapkan Peraturan untuk Makanan Tak Biasa

Laporan dari Brussel

UE Siapkan Peraturan untuk Makanan Tak Biasa

Eddi Santosa - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2015 00:07 WIB
UE Siapkan Peraturan untuk Makanan Tak Biasa
James Nicholson
Brussel - Setelah menjamin keamanan pangan warganya dengan regulasi yang ketat untuk makanan biasa, kini Uni Eropa menyiapkan peraturan untuk 'makanan tak biasa', menyongsong perkembangan teknologi pangan.

Rancangan proposal peraturan mengenai novel food (makanan tak biasa, red) itu sudah informal disetujui oleh Dewan Menteri, yang didukung oleh Komite Lingkungan di Brussel, Kamis (25 Juni 2015) waktu setempat.

"Hasil pemungutan suara hari ini mengenai 'makanan tak biasa' merupakan berita bagus untuk industri pertanian-pangan kita," ujar pemimpin Parlemen Eropa James Nicholson setelah hasil pembicaraan dengan Dewan Presidensi Latvia disetujui oleh 36 suara orang, 29 suara menentang, dengan 3 suara abstain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pembicaraan, Parlemen Eropa bersikeras bahwa makanan dari hewan kloning harus jelas dimasukkan dalam lingkup peraturan, demikian juga harus dengan prinsip hati-hati, bahan-bahan nano tetap di bawah pengawasan dan pembatasan hewan percobaan.

"Sektor pertanian-pangan kita terus berubah, terus beradaptasi dan terus membaik. Kita memerlukan kerangka hukum untuk mengimbangi perkembangan teknologi, misalnya berkaitan dengan teknologi nano serta kultur sel dan jaringan," imbuh Nicholson.

Sebelumnya ia mengatakan bahwa menolak proposal ini akan beresiko memperpanjang masa berlaku peraturan lama yang sudah tidak cocok lagi.

Novel Food atau 'makanan tak biasa' didefinisikan sebagai makanan yang belum dikonsumsi untuk tingkat signifikan oleh manusia di Eropa sebelum 1997, saat peraturan pertama mengenai makanan ini mulai berlaku.

Termasuk ke dalam pengertian ini adalah baru dikembangkan, makanan inovatif atau makanan yang diproduksi dengan menggunakan teknologi dan proses produksi baru, serta makanan yang secara tradisional biasa dimakan di luar Eropa.

Syaratnya makanan ini harus aman bagi konsumen, dan dilabeli dengan benar untuk tidak menyesatkan konsumen.


Kloning

Seperti diminta oleh Parlemen Eropa, dalam hal kloning peraturan akan menerapkan prinsip kehati-hatian jika keamanannya tidak dapat dinilai atau dalam hal belum ada kepastian ilmiah.

Ruang lingkupnya juga termasuk makanan yang mengandung, dibungkus dari atau dihasilkan dari kultur sel atau jaringan dari hewan, tumbuhan, mikro-organisme, jamur atau ganggang.

Eropa Food Safety Authority (EFSA) juga harus melakukan penilaian pada setiap kasus di mana suatu makanan besar kemungkinan memiliki dampak pada kesehatan manusia.

Bahan Nano

Teks peraturan juga mencakup definisi tentang bahan nano (ukurannya antara 1 sampai 100 nanometer, red), yang dapat diperbarui melalui UU untuk mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan.

Juga disebutkan agar ada penilaian lebih baik atas toksikokinetika bahan nano dan daya racun dari bahan-bahan ini. Misel dan liposom juga secara eksplisit disebutkan dalam teks.

Hewan Percobaan

Hewan percobaan harus diganti, dikurangi atau diperamah, dan duplikasi hewan percobaan harus dihindari jika mungkin.

Halaman 2 dari 2
(es/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads