"Konsen Pak Jonan (Menteri Perhubungan) itu keamanan, keselamatan dan pelayanan itu mutlak dan tidak bisa ditolerir. Dari survei (YLKI), memang banyak berkutat di pelayanan," kata Teguh.
Teguh menyampaikan hal ini dalam acara diskusi Forum Dialog Konsumen Bandara di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2015). Ia menambahkan, Ditjen Perhubungan Udara tengah menggodok standarisasi baru untuk pelayanan bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau demikian, Teguh menyatakan pelayanan Angkasa Pura II sudah diupayakan dengan baik. Ia menyatakan Bandara Soekarno-Hatta memang menjadi acuan bandara internasional di Indonesia, sehingga jika ada kekurangan kecil maka menjadi masalah besar.
"Jadi memang Perhubungan Udara konsennya safety, padahal itu sudah lewat. Sekarang itu pelayanan, tapi konsennya masih safety. Kalau konsumen mengkritik operator itu mangkelnya juga ke regulator," ucap Teguh. (vid/rvk)











































