"Siang ini kami mengadakan pertemuan dengan pihak orang tua Akseyna, pertemuan pendahuluan sudah pernah terjadi. Jadi dengan orang tua Akseyna kita bertemu untuk geelar perkara," jelas Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada detikcom, Jumat (26/5/2015).
Gelar perkara dilakukan secara tertutup dengan hanya dihadiri penyidik dan pihak keluarga korban serta saksi-saksi lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gelar perkara juga dihadiri pihak Universitas Indonesia (UI). Menurut Krishna, rektor UI mendukung penuh polisi dan memberikan akses seluas-luasnya untuk percepatan penyidikan kasus yang menewaskan mahasiswanya itu.
"Jadi yang semula rekan media berpikir bahwa pihak UI tertutup, bapak rektor menyampaikan bahwa beliau bukan tertutup tetapi beliau tidak ingin ada kesimpangsiuran berita tentang Akseyna," imbuhnya.
Ia tegaskan, sampai saat ini penyidikan kasus Akseyna terus berlanjut. Anggota juga terus di lapangan untuk mengumpulkan fakta-fakta baru, alat bukti baru, termasuk motif pembunuhan.
(mei/dra)











































