"Tentunya menteri yang menyangkut sektor riil, baik makro maupun mikro.Β Menkeu, lalu kalau dari hasil data, melihat nilai tukar pertanian dan perikanan menurun, sementara anggarannya berkali lipat," kata Wasekjen PKB Daniel Johan saat ditanya tentang menteri yang layak di-reshuffle, Jumat (26/6/2015).
"Kalau berdasarkan masukan-masukan, kinerja Mendag dan Menhub juga parah," lanjutnya.
Menurut Daniel, Presiden Jokowi seharusnya tidak perlu membatasi antara menteri yang berasal dari parpol dan profesional. Dia menilai kinerja menteri profesional justru sekarang lebih buruk.
"Kinerja yang dipermasalahkan justru menteri di bidang ekonomi dan semuanya adalah nonpartai. Jadi ini pengalaman berharga, tidak otomatis yang dari partai itu buruk," ucap anggota Komisi IV DPR ini.
Lalu, apakah PKB menyodorkan rekomendasi nama-nama tokoh untuk menggantikan posisi menteri tersebut?
"Sampai saat ini tidak, kecuali Pak Jokowi minta. Itu komunikasi langsung dengan ketum. Sampai saat ini tidak ada pembahasan di PKB," ungkap politikus asal Kalbar ini.
(imk/van)











































