"Jembatan di Pandeglang itu adalah satu dari program 100 jembatan di 100 lokasi. Kami menamakannya jembatan kehidupan," ujar Yusuf di Jakarta, Jumat (26/6/2015).
caption-here.. |
Program 100 jembatan itu dijalankan sebagai pertanggungjawaban Yusuf Mansyur terhadap donatur kepada yayasannya. Dia sengaja memilih daerah-daerah yang terisolir, sebagai tempat untuk dibangun jembatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memilih membangun jembatan agar sumbangan dari para donatur bisa abadi. Jembatan ini kan Insya Allah bisa menjadi perantara ekonomi, menghubungkan hasil panen ke kota, bisa mengantarkan anak ke sekolah dan lain sebagainya," sambung Yusuf.
Yusuf mengatakan pembangunan jembatan di Pandeglang itu melibatkan masyarakat setempat. Warga, kata Yusuf, sangat berpartisipasi, tumpah untuk gotong royong membangun jembatan.
"Mereka tidak dibayar. Kami hanya menyediakan makan," kata Yusuf.
caption-here.. |
Ada pesan moral khusus yang menurut Yusuf bisa dipetik dari program pembangunan jembatan kehidupan ini. "Yuk berhenti mengeluh, berhenti pesimis. Berhenti bergantung sama pemerintah, apa sih yang bisa kita kerjain kita kerjain," ujar Yusuf.
(faj/ndr)












































caption-here..
caption-here..