"Banyak. (Selain Dinas Pendidikan), Olahraga juga ada. Kan saya sudah bilang, tahun ini pasti belum sempurna karena e-Budgeting kita belum dari e-Musrenbang awal," ujar Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2015).
Menurut Ahok, selama pembahasan e-Musrenbang masih manual seperti saat ini maka sulit untuk memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya. Namun, dia optimis tahun 2016 bisa lebih baik lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun tak mau ambil pusing dengan penyerapan APBD 2015 DKI yang rendah. Menurutnya, wajar saja karena Ahok banyak menerima bantuan untuk Pemprov. Bagi Ahok, yang terpenting adalah fungsi dan pemanfaatan untuk warga DKI.
"Bagi saya bukan portofolio serapan berapa banyak anggaran, tapi berapa banyak warga DKI menikmati pelayanan. Sekarang dapat bus gini serapan anggaran kita berapa? Nol," kata Ahok.
"Kalau dia pakai cara lihat habisin duit di sesuatu, ya saya gagal dong. Tapi menurut saya untung dong ada yang mau ngasih ngapain kita beli. Kalau kita gunakan serapan anggaran ya saya gagal. Nggak apa-apa, lebih baik saya PSO (Public Service Obligation) kan," pungkasnya. (aws/dra)











































