Teka-teki Bercak Darah di Rumah Mama Angkat Engeline

Teka-teki Bercak Darah di Rumah Mama Angkat Engeline

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 26 Jun 2015 08:09 WIB
Teka-teki Bercak Darah di Rumah Mama Angkat Engeline
Jakarta - Bercak darah yang berceceran di rumah mama angkat Engeline, Margriet Megawe, mengundang tanda tanya besar. Ada bercak darah di kamar Agus Tay, ada juga di kamar Margriet serta ruangan lain.

Bercak darah merupakan salah satu bukti yang ditemukan Tim Inafis dan Laboratorium Polri di lokasi tewasnya bocah cantik itu. Darah yang diduga milik Engeline itu ditemukan oleh polisi menempel di baju Agus. Bercak darah itu juga ada di kamar Margriet dan ruangan lain.

Aparat kepolisian lalu melakukan tes darah kepada Margriet, dua kakak angkat Engeline Yvonne Caroline Megawe dan Christina Megawe serta
beberapa saksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bercak darah ini juga dipersoalkan pengacara tersangka pembunuhan Engeline Agus Tay, Hotman Paris Hutapea. Pengacara nyentrik ini mempertanyakan asal muasal bercak darah itu dan merasa kliennya disudutkan. Ia siap melapor ke Propam. "Dalam acara di TV, pengacara dari tim Hotma, Dion Pongkor menyebut soal darah di kamar Margriet yang dia sebut darah kucing, ini aneh," terang Hotman, Kamis (25/6/2015).

Darah siapakah? Masih misteri. Polisi masih menunggu hasil tes laboratorium untuk membuktikan kebenarannya.

Berikut 5 kisah ini:

1. Margriet dan Dua Putrinya Tes Darah

Polresta Denpasar akhirnya mengambil sampel darah dua anak kandung Margriet Ch Megawe, terkait kasus pembunuhan Engeline dengan tersangka Agus Tay.

Pengambilan sampel darah Yvonne Caroline Megawe dan Christina Megawe dilakukan di RS Trijata Polda Bali, Kamis (25/6/2015). Pemeriksaan darah ini dilakukan lantaran beberapa barang bukti berupa bercak darah yang ada di lokasi rumah Margriet.

Kedua kakak angkat Engeline ini diambil darahnya masing-masing 3 cc. Selain pengambilan sampel darah, polisi juga mengambil sidik jari Christina. "Ini kita sekarang mengikuti prosedur kepolisian. Keduanya diambil sampel darahnya masing-masing 3 cc," ujar Jerfi Kam, juru bicara pengacara keluarga Margriet Megawe, dari Hotma Sitompoel Assosiates, kepada sejumlah wartawan.

Pemeriksaan darah ini tidak hanya dilakukanΒ  Yvonne, sebelumnya juga dilakukan pengambilan pengambilan darah beberapa saksi. "Bu Margriet sudah diambil sampel darahnya. Saksi-saksi sudah, ini tinggal Yvonne. Kita dampingi Yvonne," kata juru bicara pengacara ibu Margriet, Jefri Kam, kepada sejumlah wartawan, Selasa (23/6/2015).

2. Hotman: Darah Kucing? Aneh!

Hotman Paris, pengacara tersangka pembunuhan Engeline, Agus Tay mulai melancarkan serangan ke kubu Hotma Sitompoel yang juga pengacara Margriet. Hotman menyoal darah di kamar Margriet.

β€œDalam acara di TV, pengacara dari tim Hotma, Dion Pongkor menyebut soal darah di kamar Margriet yang dia sebut darah kucing, ini aneh,” terang Hotman, Kamis (25/6/2015).

Hotman menyampaikan, aneh bila kucing masuk ke kamar Margriet. Lalu apa kucing itu dibunuh? β€œDarimana dia tahu itu darah kucing? Memangnya sudah memeriksa?” terang Hotman.

Darah di dalam kamar Margriet adalah bukti vital adanya dugaan kekerasan. Hotman menyebut, kliennya Agus sengaja disudutkan.

β€œIni klien kami direkayasa, kami akan ke Propam,” tutur dia.

3. Darah di Kaos Agus

Polisi juga menemukan palu dan baju becak darah yang diduga digunakan Agus saat membunuh Angeline.

"Hasil autopsi kita menemukan ada benturan benda tumpul di kepala Angeline. Dari keterangan itu kita coba membuka kamar Agus, di sana ada palu dan satu kaos berwarna putih ada bercak darah," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Anak Agung Made Sudana saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2015).

Diduga palu tersebut digunakan Agus untuk menganiaya Angeline hingga tewas. Darah Angeline juga menempel di baju Agus. Agus sudah diperiksa dan dimintai keterangan.

4. Ada Juga di Kamar Margriet

Tim Inafis bersama Polda Bali serta tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali menggeledah tiap ruangan di rumah Margriet yang berlokasi di Jalan di Jalan Sedap Malam, Sanur, Denpasar Bali.

Salah satu ruangan yang digeledah merupakan kamar tidur perempuan yang mengadopsi Angeline. Di lokasi itu, Tim Inafis membawa kayu, bercak darah dan sidik jari.

"Kayu ini kita bawa. Kita ambil dari kamar Ibu M. Ada bercak darah juga. Kita juga ambil sidik jari juga," tambah Yuswanto.

5. Tunggu Hasil Tes Labfor

Polisi tengah mengusut adanya darah yang ditemukan di tisu bekas di kamar ibu angkat Angeline, Margriet Megawe. Darah tersebut akan diuji apakah ada kaitannya dengan tewasnya Angeline.

"Masih diperiksa oleh labfor," kata Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (13/6/2015).

Polisi juga akan mencocokkan darah yang ditemukan di kamar Margriet dengan darah yang ada di kamar Agustinus Tai, pembantu rumah tangga yang ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan terhadap Angeline tersebut.
Halaman 2 dari 6
(aan/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads