Bercak darah merupakan salah satu bukti yang ditemukan Tim Inafis dan Laboratorium Polri di lokasi tewasnya bocah cantik itu. Darah yang diduga milik Engeline itu ditemukan oleh polisi menempel di baju Agus. Bercak darah itu juga ada di kamar Margriet dan ruangan lain.
Aparat kepolisian lalu melakukan tes darah kepada Margriet, dua kakak angkat Engeline Yvonne Caroline Megawe dan Christina Megawe serta
beberapa saksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darah siapakah? Masih misteri. Polisi masih menunggu hasil tes laboratorium untuk membuktikan kebenarannya.
Berikut 5 kisah ini:
1. Margriet dan Dua Putrinya Tes Darah
|
|
Pengambilan sampel darah Yvonne Caroline Megawe dan Christina Megawe dilakukan di RS Trijata Polda Bali, Kamis (25/6/2015). Pemeriksaan darah ini dilakukan lantaran beberapa barang bukti berupa bercak darah yang ada di lokasi rumah Margriet.
Kedua kakak angkat Engeline ini diambil darahnya masing-masing 3 cc. Selain pengambilan sampel darah, polisi juga mengambil sidik jari Christina. "Ini kita sekarang mengikuti prosedur kepolisian. Keduanya diambil sampel darahnya masing-masing 3 cc," ujar Jerfi Kam, juru bicara pengacara keluarga Margriet Megawe, dari Hotma Sitompoel Assosiates, kepada sejumlah wartawan.
Pemeriksaan darah ini tidak hanya dilakukanΒ Yvonne, sebelumnya juga dilakukan pengambilan pengambilan darah beberapa saksi. "Bu Margriet sudah diambil sampel darahnya. Saksi-saksi sudah, ini tinggal Yvonne. Kita dampingi Yvonne," kata juru bicara pengacara ibu Margriet, Jefri Kam, kepada sejumlah wartawan, Selasa (23/6/2015).
2. Hotman: Darah Kucing? Aneh!
|
|
βDalam acara di TV, pengacara dari tim Hotma, Dion Pongkor menyebut soal darah di kamar Margriet yang dia sebut darah kucing, ini aneh,β terang Hotman, Kamis (25/6/2015).
Hotman menyampaikan, aneh bila kucing masuk ke kamar Margriet. Lalu apa kucing itu dibunuh? βDarimana dia tahu itu darah kucing? Memangnya sudah memeriksa?β terang Hotman.
Darah di dalam kamar Margriet adalah bukti vital adanya dugaan kekerasan. Hotman menyebut, kliennya Agus sengaja disudutkan.
βIni klien kami direkayasa, kami akan ke Propam,β tutur dia.
3. Darah di Kaos Agus
|
|
"Hasil autopsi kita menemukan ada benturan benda tumpul di kepala Angeline. Dari keterangan itu kita coba membuka kamar Agus, di sana ada palu dan satu kaos berwarna putih ada bercak darah," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Anak Agung Made Sudana saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2015).
Diduga palu tersebut digunakan Agus untuk menganiaya Angeline hingga tewas. Darah Angeline juga menempel di baju Agus. Agus sudah diperiksa dan dimintai keterangan.
4. Ada Juga di Kamar Margriet
|
|
Salah satu ruangan yang digeledah merupakan kamar tidur perempuan yang mengadopsi Angeline. Di lokasi itu, Tim Inafis membawa kayu, bercak darah dan sidik jari.
"Kayu ini kita bawa. Kita ambil dari kamar Ibu M. Ada bercak darah juga. Kita juga ambil sidik jari juga," tambah Yuswanto.
5. Tunggu Hasil Tes Labfor
|
|
"Masih diperiksa oleh labfor," kata Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (13/6/2015).
Polisi juga akan mencocokkan darah yang ditemukan di kamar Margriet dengan darah yang ada di kamar Agustinus Tai, pembantu rumah tangga yang ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan terhadap Angeline tersebut.
Halaman 2 dari 6











































