Akbar Faizal Sindir Aziz Syamsuddin yang Minta Pilkada Ditunda

Akbar Faizal Sindir Aziz Syamsuddin yang Minta Pilkada Ditunda

Indah Mutiara Kami - detikNews
Kamis, 25 Jun 2015 17:50 WIB
Akbar Faizal Sindir Aziz Syamsuddin yang Minta Pilkada Ditunda
Jakarta - Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin meminta Pilkada 2015 ditunda karena anggaran pengamanan masih kurang sebesar Rp 712 miliar. Aziz yang merupakan Waketum Golkar kubu Munas Bali itu pun mendapat sindiran dari anggota lainnya.

Anggota Komisi III dari F-NasDem Akbar Faizal saat interupsi mengungkapkan bahwa sebenarnya pihak-pihak terkait sudah menyatakan kesiapannya menghadapi Pilkada. Dia pun mempertanyakan alasan Aziz minta Pilkada ditunda.

"Menteri sudah menyatakan siap. Lalu Kapolri menjelaskan siap, ada memang masalah anggaran. Pak Kapolri menjelaskan bahwa akan menurunkan lebih dari setengah polisi di seluruh Indonesia," kata Akbar dalam rapat kerja gabungan Komisi II-Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rapat tersebut, pihak-pihak yang hadir ialah Ketua KPU Husni Kamil Manik dan jajarannya, Komisioner Bawaslu Nelson Simanjuntak dan jajarannya, Mendagri Tjahjo Kumolo, Jaksa Agung HM Prasetyo, serta Polri diwakili oleh Kabaharkam Komjen Putut Eko Bayu Seno dan As Ops Irjen Unggung Cahyono.

"Sebenarnya saya tahu ribut-ribut yang dikhawatirkan Ketua Komisi II dan Komisi III itu hanya pendukung partai politik dua belah pihak," ujar Akbar.

Untuk diketahui, Ketua Komisi II Rambe Kamarul Zaman juga merupakan pengurus Golkar hasil Munas Bali yang dipimpin Aburizal Bakrie. Saat rapat berlangsung, Rambe duduk di samping Aziz dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang memimpin rapat.

Aziz pun tidak terima disindir oleh Akbar. Dia mengaku permintaan penundaan itu tak ada sangkut pautnya dengan posisinya di Golkar kubu Ical. (imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads