Pemerintah Diminta Sering Operasi Pasar Jelang Lebaran

Pemerintah Diminta Sering Operasi Pasar Jelang Lebaran

Ahmad Toriq - detikNews
Kamis, 25 Jun 2015 14:26 WIB
Pemerintah Diminta Sering Operasi Pasar Jelang Lebaran
Jakarta - Harga-harga kebutuhan pokok biasanya melonjak tinggi jelang Lebaran. Untuk mencegah agar hal itu tak terjadi, pemerintah diminta sering melakukan operasi pasar.

Ketum PKB Muhaimin Iskandar meminta tiga institusi untuk sering melakukan operasi pasar, yaitu Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Sebaiknya operasi pasar mengenai target sasaran. Saya yakin Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Bulog punya cara agar operasi pasar mengenai sasaran masyarakat yang dituju, tepat guna, adil dan merata. Jangan sampai operasi pasar justru dinikmati orang-orang kaya,” kata Cak Imin kepada wartawan, Kamis (25/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Cak imin, operasi pasar tidak harus menargetkan kuantitas barang, tapi juga harus mengedepankan kualitas sembilan bahan pokok (sembako) yang dijual murah untuk masyarakat yang tidak mampu. “Jangan mentang-mentang untuk masyarakat tidak mampu, sembako yang dijualkan kualitasnya di bawah standar. Untuk rakyat kita harus mengutamakan sembako yang berkualitas baik,” kata Cak Imin.

Kalau operasi pasar sering dilakukan, kata Cak Imin, diharapkan harga-harga sembako di pasar-pasar tradisional relatif stabil. Kalau harga sembako stabil, maka pasokannya pun akan lancar dan berjalan dengan baik.

“Untuk itu, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Bulog harus bersinergi dengan baik. Jangan lupa melibatkan Pemerintah Daerah setempat, aparat Kepolisian dan bila dibutuhkan libatkan pula unsur TNI,” kata Cak Imin.

Cak Imin mengatakan, DPR dan Pemerintah akan mendukung sepenuhnya bila program yang dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan rakyat. Operasi pasar, kata Cak Imin, adalah bentuk bagaimana DPR dan pemerintah concern dan memerdulikan rakyat kecil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (tor/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads