"Saya kira dalam setiap kesempatan, saya selalu mengatakan inovasi. Karena dalam rumusan hidup saya itu adalah inovasi or die," kata Moeldoko di Lapangan Apel Denma, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (25/6/2015).
Sebagai pucuk pimpinan tertinggi TNI, Moeldoko mengatakan harus berbuat sesuatu untuk kepentingan prajurit serta instansi yang dipimpinnya. Meskipun waktu tersisa hanya sebentar. Jika tidak bisa, maka dianggap tak bisa melahirkan inovasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa terobosan yang akan dilakukan di sisa waktu masa jabatannya?
"Bagi saya lima menit terakhir itu sebagai patokan. Sebelum saya pensiun sampai lima menit terakhir, Panglima TNI tidak boleh berhenti membuat sesuatu. Bentuknya apa? Nanti kita lihat," sebutnya.
(hat/fiq)











































