Isu Santer PDIP Dapat Tambahan Menteri, Tapi Tak Sampai 5 Kursi

Isu Reshuffle Kabinet

Isu Santer PDIP Dapat Tambahan Menteri, Tapi Tak Sampai 5 Kursi

Ahmad Toriq - detikNews
Kamis, 25 Jun 2015 16:26 WIB
Isu Santer PDIP Dapat Tambahan Menteri, Tapi Tak Sampai 5 Kursi
Jakarta - Wasekjen PDIP Ahmad Basarah melontarkan pernyataan PDIP menginginkan tambahan 5 kursi menteri. Pernyataan ini hanyalah test the water alias coba-coba, barangkali jumlah menteri yang ditambahkan bisa lebih banyak lagi.

Sebab isu santernya memang PDIP akan mendapat tambahan satu tambahan kursi menteri. Kabarnya kursi itu akan diisi eks Wakil Ketua DPR yang juga eks Sekjen PDIP Pramono Anung.

Dikonfirmasi wartawan di DPR soal usulan Basarah itu Pramono memang menegaskan pernyataan itu bukanlah sikap resmi PDIP. Namun Pramono hanya menampik PDIP tak pernah meminta lima, tentu terbuka peluang PDIP tambah kursi menteri di bawah itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pertama, secara formal PDIP tidak pernah minta lima. Ada satu-dua anggota berpandangan seperti itu, dalam demokrasi sah sah saja," kata politikus senior PDIP Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2015).

Dia menegaskan bahwa perombakan kabinet adalah hak prerogatif Presiden. Oleh sebab itu, Jokowi dianggap yang paling memahami orang-orang yang dia butuhkan.

"Kita serahkan ke Presiden dan Wapres pilih orang untuk memperkuat kekurangan yang dirasakan pemerintah," ujar anggota Komisi I ini.

Sampai saat ini Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri terus memimpin rapat-rapat terbatas untuk membahas rencana reshuffle kabinet tersebut. Kabarnya Mega sudah punya beberapa nama calon menteri yang akan diajukan ke Jokowi.

Sebelumnya diberitakan Basarah mendukung penuh reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi. Tak hanya mendukung, Basarah juga meminta tambahan lima menteri dengan pertimbangan proporsionalitas kursi di DPR.

"Mestinya berdasarkan azas proporsionalitas tersebut PDIP mendapatkan 12 kursi. Namun, jumlah 12 menteri tersebut saya rasa terlalu banyak. Ketika didesak rekan-rekan wartawan lagi jadi PDIP ingin mengharapkan berapa kursi lagi yang diinginkan, lalu saya menjawab karena saya menyukai angka 5 karena sesuai dengan jumlah sila dalam Pancasila, maka saya mengusulkan agar Presiden mempertimbangkan penambahan jumlah kader PDIP yang akan membantu beliau di kabinet sebanyak 5 orang lagi," kata Basarah kepada detikcom, Kamis (25/6/2015). (van/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini