" Ya wajarlah itu ada suatu kenaikan.Β Itukan sudah 10 tahun lalu, 15 tahun lalu angka itu," kata Wapres Jusuf Kalla di kantornya jl Medan Merdeka Utara, Jakpus, Kamis (25/6/2015).
Berdasarkan pengalamannya yang pernah menjabat sebagai ketua umum partai, dana partai yang diberikan pemerintah alokasinya banyak sekali. Jumlah tersebut jika diukur dengan kebutuhan saat ini sangat kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu berapa kali lipat yah. Saya belum bicara dengan Mendagri," ucapnyam
Namun menurut JK, ada laporan keuangan yang dilakukan setiap parpol dan bisa dipertanggung jawabkan. "Saya pernah ketua parpol, dapat Rp 1000 dapat Rp 2 miliar kita pertanggungjawabkan bahwa dipakai untuk apa," terangnya.
Sebelumnya, Tjahjo Kumolo sudah mengajukan draf kenaikan dana parpol ini pada Presiden Jokowi. Ia mengajukan kenaikan 10 kali lipat dari sana parpol yang ada saat ini.
Kenaikan 10 kali lipat ini dinilai Tjahjo wajar jika pemerintah telah memenuhi anggaran pendidikan, kesehatan, infrastruktur sudah optimal.
"Sepuluh kali lipat itu pantas. Kami mengajukan bantuan itu ya sepanjang prioritas anggaran untuk infrastruktur, kesehatan dan pendidikan sudah optimal; dan masih ada sisa baru untuk itu (bantuan parpol)," kata Tjahjo kemarin di kantornya.
Ia bahkan mengatakan bukan tidak mungkin anggaran parpol naik hingga 20 kali lipat di tahun berikutnya. Dana ini hanya akan diberikan untuk partai yang mendapatkan kursi di DPR. (bil/fiq)











































