"Saya tidak dalam posisi membenarkan atau menanggapi itu (mudah diselewengkan). Tapi kalau semua diatur dengan baik, dengan pentunjuk teknis yang benar, kemudian secara transparan, sekarang untuk korupsi juga siapa yang berani sih? Yang penting prosesnya betul-betul transparan, dan pengawasanya betul-betul dibuka, terbuka untuk umum," ujar Yasin Limpo saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2015).
Yasin mengatakan, tidak mudah dalam mengelola uang puluhan miliar rupiah yang dialokasikan untuk pembangunan daerah. Untuk itu harus dibuat teknis pelaksanaan dan penanggung jawab yang jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sinilah pembicaraan-pembicaraan antara anggaran dengan eksekutif penanggung jawab di layar. Gubernur itu menjadi sangat penting dalam proses," tambahnya.
Sementara itu, untuk jumlah anggaran yang berbeda antara pulau Jawa dan luar pulau Jawa, Yasin mengatakan perlu ada penghitungan yang lebih akurat.
"Itu yang perlu diatur. Jangan sampai tidak ada yang dihitung apa hasilnya. Katakanlah itu untuk pembibitan cokelat, pembibitan pertanian, itu kan bisa kita ukur outputnya seperti apa, di mana posisi itu harus diletakkan," terang Yasin. (jor/tor)











































