Ian Sempat Tukarkan Dolar Senilai Rp 3 M ke Money Changer, Tapi Ditolak

Rumah di Pasar Minggu Dibakar

Ian Sempat Tukarkan Dolar Senilai Rp 3 M ke Money Changer, Tapi Ditolak

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 25 Jun 2015 13:35 WIB
Ian Sempat Tukarkan Dolar Senilai Rp 3 M ke Money Changer, Tapi Ditolak
Jakarta - Dede Heriyan alias Ian (37) membawa uang dolar AS senilai Rp 3 miliar dari rumah Ny Yovita di Jl Siaga 1D Pejaten Barat, Pasarminggu, Jaksel usai menusuk pembantu bernama Ariyani dan membakar rumah tersebut. Setelah berhasil membawa kabur 20 gepok uang dolar itu, Ian pergi ke sejumlah money changer untuk menukarkan semua uang tersebut.

"Pada hari itu juga setelah merampok dan membakar rumah korban, tersangka pergi ke money changer di Cilandak dan di Kemang untuk menukarkan uang dolar tersebut, namun ditolak," jelas Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Kepada Ian, money changer menolak penukaran 20 gepok uang dolar dengan alasan uang tersebut sudah kedaluwarsa atau dolar lama. 20 Gepok dolar AS itu pecahan 100 USD, diperkirakan senilai Rp 3 miliar. Ian menukarkannya sekaligus, tidak sedikit demi sedikit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini uang asli, masih bisa sebenarnya ditukar, tetapi mungkin karena money changernya takut sehingga tidak diterima," ungkapnya.

Setelah upayanya menukar dolar AS di dua money changer itu gagal, Ian lalu pergi ke Bank Indonesia dan BII. Namun kedua bank itu juga menolak penukaran uang dollar tersebut.

"Selanjutnya tersangka pulang ke rumahnya di Citayam, Depok, kemudian sempat ke Bekasi menemui saudaranya untuk menenangkan diri bersama anak dan istrinya. Uang curian itu dibawa terus sama dia," tutupnya.

(mei/faj)


Berita Terkait