Prinsip kebebasan ini membawa tim Jazirah Islam bertemu dengan Elif Kavacki, seorang warga negara Amerika Serikat yang bermigrasi dari Turki bersama seluruh keluarganya pada akhir 80-an. Kini, Elif Kavakci beserta keluarganya menetap di Dallas, Texas, Amerika Serikat. Ada cerita sedih dibalik hijrahnya keluarga Kavacki ini.
(Daeng Nico F/Trans7) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut ibu dua anak ini, AS menawarkan kebebasan bagi warganya untuk menjalankan keyakinannya. Meski ia sadar, sebagai minoritas, muslim masih menghadapi banyak tantangan di sana.
(Daeng Nico F/Trans7) |
"Di Amerika kita harus memperhatikan tingkah laku kita di depan publik. Kita tidak mau berbuat sesuatu yang buruk, baik secara terbuka maupun tidak, kita tidak ingin masyarakat menilai, dia muslim dan dia melakukan hal yang buruk, seperti stereotipe di media. Kita sebagai muslim di Amerika Serikat harus menunjukkan bahwa Islam adalah agama penuh kebaikan dan kasih sayang,β tambahnya.
Amerika Serikat juga menjadi gerbang pembuka Elif untuk mewujudkan mimpinya. Ia yang sangat menyukai dunia mode sejak kecil, kini telah berhasil menjadi seorang perancang busana muslim di negeri Paman Sam ini. Ia menciptakan berbagai model pakaian muslim yang sederhana namun elegan. Bagi wanita aktif, ia juga menciptakan kreasi hijab yang ia beri nama comfijab atau comfortable hijab.
(Daeng Nico F/Trans7) |
Seperti apakah comfijab kreasi Elif ini? Dan bagaimana Elif menjalani hari-harinya sebagai seorang muslim di Amerika Serikat?
Ikuti kisahnya dalam program "Jazirah Islam" pada Jumat 26 Juni 2015, pukul 05.15 WIB, hanya di Trans7. "Jazirah Islam" tayang di Trans7 setiap Senin-Jumat selama bulan Ramadan pukul 05.15 WIB.
Halaman 2 dari 1












































(Daeng Nico F/Trans7)
(Daeng Nico F/Trans7)
(Daeng Nico F/Trans7)