Ganjar mengatakan untuk mengetahui adanya pihak nakal yang menaikkan tarif, memang harus dilakukan dengan sampling karena jumlah bus yang banyak dan pelanggaran tersebut tidak terlihat secara fisik.
"Harus ada cek begitu, kalau bisa sampling dari petugas, Dishub bisa cek. Dengan mekanisme pasar sulit lihat satu persatu," kata Ganjar saat meninjau kesiapan Terminal Bulu Pitu Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (25/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pantauannya di Terminal Bulu Pitu, Ganjar menganggap terminal tersebut siap. Jumlah penumpang hingga saat ini belum ada kenaikan signifikan.
"Lihat suasana bagus, kerumunan massa belum banyak, satu bus masih 15 sampai 17 penumpang. Kalau kesiapannya siap, bus yang stand by relatif bagus," terangnya.
Saat memantau di Terminal Bulu Pitu, Ganjar yang didampingi Bupati Banyumas, Ahmad Husein berkeliling dan sempat masuk ke beberapa bus untuk berdialog dengan penumpang. Ban-ban bus juga diperiksa langsung oleh Ganjar.
"Ya ban dicek, apakah vulkanisir," tandas politisi PDIP itu.
Fasilitas terminal juga dipantau oleh Ganjar termasuk kantin yang tertutup tirai di bulan Puasa. Selain itu ada juga taman baca yang disiapkan untuk penumpang yang menunggu bus. (alg/try)











































