"Sebetulnya saya tidak pernah bermimpi menjadi astronot, tapi ingin menjadi pilot, pernah ingin jadi tentara namun tidak kesampaian. Alhamdulillah diberi kesempatan seperti ini dan mungkin bisa menjadikan saya kopilot di luar angkasa," kata Rizman sambil tertawa saat diwawancarai di kantornya di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2015).
Anak pertama dari tujuh bersaudara itu akan terbang ke luar angkasa bersama seorang pilot dengan pesawat luar angkasa berteknologi mutakhir berkapasitas dua orang yaitu XCOR Lynx Mark II. Pesawat luar angkasa ini akan menerbangkan Rizman setinggi 103 km dari Planet Bumi menembus batas luar angkasa dengan durasi perjalanan 60 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dok. Facebook Rizman |
Perjalanan Rizman ke luar angkasa tak lepas dari kerja kerasnya saat mengikuti kompetisi dan seleksi yang digelar AXE. Namun dia tak menampik ada juga faktor keberuntungan di dalamnya.
"Kadang keberuntungan memiliki faktor, cuma saya coba positive thinking, saya berpikir sudah memberikan yang terbaik dalam kompetisi ini. Jika memang ada yang bilang saya beruntung untuk menang, mungkin saja seperti itu," jelas Rizman.
Keberangkatan Rizman ke luar angkasa rencananya akan berlangsung pada bulan Desember 2015 atau awal Januari 2016. Dia akan berangkat bersama 23 orang lainnya dari 23 negara.
Sebelum berangkat, pria muda beranak satu tersebut akan menjalani sesi latihan untuk mempersiapkan fisiknya.
(rni/mad)











































dok. Facebook Rizman