Pembantu rumah tangga benama Aryani menderita 15 luka tusukan pada Rabu 24 Juni 2016 kemarin. Dia ditinggalkan begitu saja di rumah majikannya yang sedang terbakar. Untungnya warga berhasil menyelamatkan pembantu ini. Saat diselamatkan, Aryani dalam keadaan terikat. Pembantu ini kemudian dibawa warga ke Rumah Sakit Siaga, namun sayang nyawanya tidak tertolong.
Berikut kronologi kejahatan sadis yang dilakukan Dede Heriyan, satpam di rumah tetangga korban, tersebut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pukul 08.00 WIB
Warga melihat ada kepulan asap dari rumah milik seorang auditor bank swasta Yovita Trihapsari (45) di Jl Siaga 1D No 11 RT 01/05 Kelurahan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kepulan asap ini cukup besar sehingga warga langsung menuju ke rumah tersebut untuk memadamkan api.
Pukul 08.27 WIB
Ketua RT 10/05 Pasar Minggu, Bambang Winarko, sempat melihat ada orang yang berlari menjauh dari rumah tersebut. Bambang sempat menegur pria yang mengenakan jeans biru dan sweater coklat ini. Namun pria itu langsung berlari menjauh.
Bambang tak sempat bertanya lebih jauh kepada pria itu karena melihat api makin membesar di rumah yang terbakar itu. Rekaman pria berlari menjauh dari rumah yang terbakar itu terekam CCTV tetangga rumah yang terbakar itu.
Pukul 09.00 WIB
Warga menerobos masuk ke dalam rumah yang terbakar dengan mendobrak pintu depan. Bambang mencoba memadamkan listrik rumah melalui MCB di samping rumah. Tapi dia terpeleset ceceran darah. Warga yang masuk ke dalam rumah juga berteriak 'ada mayat...ada mayat'.
Bambang langsung masuk ke dalam rumah dan melihat pembantu rumah tangga terikat dengan kondisi luka tusuk dan luka bakar. Dia melihat wanita ini masih hidup dan langsung membawa wanita ini ke luar rumah yang terbakar ini. Saat itu kondisi rumah sudah gelap karena penuh asap.
Pukul 09.05 WIB
Saat melakukan pertolongan terhadap Aryani (30), ada anak kecil yang berlari dari bagian belakang rumah ke depan rumah yang terbakar ini. Ternyata anak yang berlari ke luar itu adalah anak Aryani yang bernama Arlinda (11).
Bambang sempat bertanya kepada Arlinda apa yang terjadi sehingga ibunya bisa terikat dan terluka. Namun Arlinda mengaku tak mengetahui secara pasti karena dia sedang tidur. Dia terbangun karena ada ribut-ribut dan ternyata rumah sedang terbakar sehingga dia berlari ke luar rumah.
Pukul 09.15 WIB
Pemadam datang dan memadamkan kobaran api di rumah tersebut. Sekitar pukul 10.00 WIB kebakaran bisa dipadamkan. Akibat kebakaran ini, rumah satu lantai itu tinggal kerangka. Dinding yang tersisa menghitam. Polisi kemudian memasang police line di depan rumah.
Pukul 18.00 WIB
Aryani yang menderita 15 luka tusuk meninggal dunia. Pembantu ini sempat dirujuk dari RS Siaga ke RS MH Thamrin namun nyawa Aryani tak tertolong karena lukanya yang cukup parah.
Pukul 00.00 WIB
Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan meringkus Dede Heriyan alias Ian, pelaku pembunuhan dan pembakaran rumah ini. Dia ditangkap di Jembatan Serong, Depok, dini hari tadi. Pelaku pembunuhan ternyata adalah satpam rumah tetangga dia beriat melakukan pencurian di rumah majikan Aryani. (nal/nrl)











































