Tuduhan Pelecehan Seksual, Kepala UNHCR Mengundurkan Diri

Tuduhan Pelecehan Seksual, Kepala UNHCR Mengundurkan Diri

- detikNews
Senin, 21 Feb 2005 11:48 WIB
Jakarta - Seorang pejabat tinggi PBB mengundurkan diri sehubungan dengan tuduhan pelecehan seksual yang dilakukannya. Padahal sebelumnya, Ruud Lubbers, kepala badan pengungsi PBB atau UNHCR itu, menolak untuk mundur setelah pertemuan dengan Sekjen PBB Kofi Annan.Pertemuan itu digelar beberapa jam setelah surat kabar Inggris, Independent menerbitkan detail menghebohkan mengenai tingkah laku Lubbers, yang didapat dari sebuah laporan konfidensial. Pada sebuah konferensi pers, mantan perdana menteri Belanda itu mengaku kalau dirinya "ramah dengan perempuan." Namun menurutnya, beberapa berita mengenai dirinya adalah bohong. Saat konferensi pers itu, Lubbers menegaskan bahwa ia tidak akan mengundurkan diri karena skandal ini.Lubbers sempat mendemonstrasikan pada seorang wartawan bagaimana dirinya mengantarkan seorang perempuan pergi keluar dari ruang pertemuan di markas kerjanya di Jenewa. Peristiwa inilah yang mengawali tuduhan pelecehan seksual terhadap Lubbers pada tahun lalu."Saya mengantarkan perempuan itu keluar dari ruangan dengan menaruh tangan saya di punggungnya. Hanya itu yang terjadi," ujar Lubbers seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (21/2/2005). "Anda bisa menyebut itu akrab namun tentu saja bukan pelecehan seksual," imbuh petinggi badan dunia itu."Saya mungkin ramah dengan wanita, namun itu hanya wujud sopan-santun," kata pria berumur 65 tahun itu membela diri.Kantor Annan kemudian mengeluarkan statemen yang menyatakan bahwa "fokus utama" pertemuan tersebut adalah mengenai masa depan Lubber di PBB. Sumber-sumber PBB mengatakan bahwa Lubbers akan diharuskan menjawab tuduhan pelecehan tersebut dalam beberapa pekan mendatang. (ita/)


Berita Terkait