Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (Iluni FH UI), Melli Darsa mengatakan, pihaknya akan mengawal proses pemilihan pimpinan KPK agar terbebas dari pengaruh politik hingga uang. Melli mengatakan, pihaknya akan ikut mengawal mulai dari tahap seleksi di panitia seleksi hingga uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
"Ini merupakan komitmen Iluni FH UI pada upaya pemberantasan korupsi di Indonesia," kata Melli dalam keterangannya, Rabu (24/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, kata Melli, untuk mencari calon pimpinan KPK yang terbaik tidak cukup jika tugas itu hanya dibebankan pada Pansel. Pihak lain perlu ikut mengawal agar proses seleksinya dapat berjalan terbuka, jujur dan kredibel sehingga bisa menghasilkan calon terbaik.
"Iluni FH UI berpandangan bahwa proses yang kredibel akan memberikan pelajaran, pengalaman dan harapan berharga kepada semua pihak, khususnya masyarakat. Sebaliknya proses yang terkontaminasi kepentingan politik, golongan atau uang akan menciptakan kemarahan publik," ujarnya.
Melli mengatakan, Iluni FH UI berharap dari proses yang sedang berlangsung akan membentuk KPK yang kembali galak memberantas korupsi. "Iluni FH UI berencana untuk mengawal fit and proper test di DPR dari dekat. Kami juga membuka akses kepada para calon, media massa atau masyarakat untuk menyampaikan informasi aktifitas yang bisa mengganggu kualitas berjalannya dan hasil dari fit and proper test itu sendiri. Singkatnya, Iluni FH UI bersedia menjadi corong dari dan kepada masyarakat mengenai proses ini," tutupnya. (mok/vid)











































