(Foto: Eko Hamdjah/Trans7) |
Selain melalui aturan Islam yang diterapkan di beberapa sisi kehidupan masyarakat Komotini, salah satu bentuk syiar Islam yang dapat dilihat di kota ini adalah dalam bentuk siaran radio bernafaskan Islam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Jazirah Islam berkesempatan mengunjungi radio ini dan bertemu dengan pendiri radio ini. Chalid Halil Ibram adalah pimpinan di Radio City. Warga asli Komotini ini bercerita bagaimana awal-awal perjuangan mendirikan radio ini yang penuh dengan tantangan. Namun sekitar 20 tahun lebih radio ini mengudara, Radio City tetap berusaha tetap mengedepankan unsur islami dalamย setiap acara yang di sajikan ke pendengarnya.
Sesuai dengan tujuan awal radio ini didirikan yaitu untuk memberikan dan berbagi informasi mengenai budaya, berita dan hiburan bernuansakan Islam. Tak hanya itu, Radio City juga kerap membuka ruang bagi para pendengarnya untuk berbagi cerita ataupun berkonsultasi untuk berbagai masalah terkait kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan syariat Islam.
Inilah bentuk modern menurut warga Komotini, sebuah kemajuan teknologi disikapi dan dimanfaatkan untuk membentuk jati diri seorang muslim menjadi lebih baik.
Komotini memang terletak jauh dari pusat keramaian Yunani, seakan tertinggal dari segala modernitas ala Eropa. Namun meski kota kecil ini begitu sederhana, Islam jauh lebih hidup dan mempunyai warna yang jelas. Bagi tim Jazirah Islam, Komotini telah menjadi rumah keduanya setelah Indonesia.
Saksikan kisah muslim di Komotini, Yunani hanya di "Jazirah Islam" pada Kamis, 25 Juni 2015 pukul 05.15 WIB di TRANS7. "Jazirah Islam" tayang di Trans7 setiap Senin-Jumat selama bulan Ramadan pukul 05.15 WIB. (nwk/nwk)












































(Foto: Eko Hamdjah/Trans7)