Gajah Liar yang Mati di Bengkalis Diduga karena Diracun

Gajah Liar yang Mati di Bengkalis Diduga karena Diracun

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 24 Jun 2015 17:41 WIB
Gajah Liar yang Mati di Bengkalis Diduga karena Diracun
Gajah yang mati diracun di Bengkalis, Riau. (Hipam)
Pekanbaru - Gajah liar yang mati di Kabupaten Bengkalis, Riau diduga kuat akibat diracun. Ini karena ditemukan nenas di bagian perutnya.

Hal itu disampaikan, Koordinator Himpunan Pecintan Alam Mandau (Hipam), Zulhusni kepada detikcom, Rabu (24/6/2015). Zul menyebutkan, timnya ikut bersama tim dokter dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau saat dilakukan otopsi terhadap gajah tersebut.

"Saat dilakukan otopsi dari bagian lambung gajah ditemukan nenas. Dan hatinya juga dalam keadaan menghitam. Kondisi seperti ini biasanya akibat diracun," kata Zul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zulhusni memperkirakan, bahwa nenas yang ditemukan di dalam lambung gajah merupakan umpan yang sengaja diberikan. Umpan nenas itu sudah diberi racun.

"Nenas sudah biasa dijadikan umpan untuk gajah. Lewat umpan nenas yang dikasi racun ini untuk membunuh gajah," kata Zulhusni.

Zulhusni menduga bahwa gajah yang mati di Bengkalis tanpa gading itu, merupakan korban dari mafia perburuan liar. Gajah liar jantan itu diperkirakan usianya 14 sampai 16 tahun.

"Ini ada unsur kesengajaan yang kita duga dari kelompok perburuan liar. Setelah gajah mati, kelompok ini lantas mengambil gadingnya," kata Zulhusni. (cha/rul)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads