"Tadi saat pengambilan BAP, saya ngerti duduk persoalannya. Ternyata tidak ada persoalan di dalamnya. Karena yang dipersoalkan itu pertemuan saya dan Jokowi di Yogyakarta," kata Samad usai pemeriksaan di Bareskrim, Rabu (24/6/2015).
Pertemuan itu adalah pertemuan terbuka dan dihadiri juga oleh beberapa wartawan yang meliput.
"Jadi itu bukan pertemuan tertutup. Terbuka untuk umum. Saya masih ingat betul, wartawan saat itu main-main ke saya, saat itu minta saya duduk berdampingan dengan Pak Jokowi. Jadi tidak ada masalah soal itu," kata Abraham.
Terkait pertemuannya dengan Sekjen PDIP waktu itu, Hasto Kristanto, di Apartemen Capitiol SCBD penyidik tidak banyak menanyakan pada Samad. "Ya ada juga sedikit soal itu," kata Samad.
Terkait pertemuannya dengan Hasto, Samad membantah pertemuan soal pembahasan agenda politik. "Enggak adalah agenda politik. Itu kan ada beberapa hal, misal pelaporan Pilgub Bali. Itu yang dilaporkan," ujarnya.
(ahy/faj)











































