Israel akan Lepaskan 500 Tahanan Sebagai Isyarat Perdamaian

Israel akan Lepaskan 500 Tahanan Sebagai Isyarat Perdamaian

- detikNews
Senin, 21 Feb 2005 09:24 WIB
Jakarta - Israel akan membebaskan 500 orang Palestina dari penjaranya, Senin (21/2/2005). Pembebasan terbesar dalam satu dekade ini merupakan isyarat untuk meningkatkan upaya perdamaian dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.Pihak Palestina mengatakan Abbas memerlukan pembebasan tahanan secara besar-besaran untuk membujuk kelompok-kelompok militan agar menyetujui gencatan senjata yang disepakati Abbas dengan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon pada pertemuan 8 Februari lalu.Dilaporkan Reuters, Senin (21/2/2005), Para tahanan akan dilepaskan di pintu perbatasan di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Ini merupakan pembebasan terbesar sejak tahun 1996 di mana saat itu 800 tahanan dibebaskan.Prospek perdamaian di Timur Tengah menguat sejak Abbas terpilih sebagai Presiden Palestina menggantikan Yasser Arafat yang meninggal karena sakit. Abbas memiliki platform non-kekerasan dan membujuk kelompok militan untuk menyetujui gencatan senjata.Keputusan untuk melepaskan tahanan Palestina ini muncul satu hari setelah kabinet Israel menyetujui rencana untuk menarik mundur dari Jalur Gaza, menandai keputusan pertama Israel untuk mengosongkan kawasan yang diinginkan warga Palestina sebagai negaranya.Dari para tahanan yang akan dibebaskan, bagian pertama dari 900 tahanan yang akan dibebaskan dalam pekan-pekan mendatang, tidak ada seorang pun yang terlibat kasus serangan yang menewaskan atau melukai warga Israel. Sebagian besar tahanan telah menjalani hukuman dua pertiga dari masa hukumannya.Mohamad Dahlan, penasihat utama Abbas, mengharapkan pembebasan tahanan yang lebih besar dengan prioritas kepada mereka yang sudah lama menjalani hukumannya. Diharapkan pembebasan itu juga mencakup tahanan dalam kasus serangan kepada warga Israel. (gtp/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini