Berdasarkan keterangan polisi, Arlinda tinggal bersama ibunya yang menjadi pembantu di rumah di Jl Siaga 1 D, Kelurahan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jaksel, tersebut. Saat bangun tidur, dia melihat ibunya sudah terluka akibat tusukan.
"Saksi baru bangun tidur lalu melihat ibunya (korban) dalam keadaan terluka tusuk bagian punggung di dapur dan sedang dibawa oleh warga dengan kondisi mulut diikat kain dan tangan terikat kain dengan kondisi rumah saat itu sedang kebakaran," jelas Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Aswin, Rabu (24/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksi lainnya, ketua RT setempat Bambang Wijanarko menerangkan, awalnya warga melihat kepulan asap dari lokasi kebakaran. Kemudian dia mengajak beberapa warga untuk membuka garasi yang sudah tidak terkunci, padahal biasanya selalu terkunci.
Warga lalu masuk ke dalam rumah yang juga tidak terkunci, dan menemukan korban Aryani dalam keadaan terikat tangan dan mulut dengan luka tusuk di punggung. "Kemudian bersama warga lain membawa korban ke RS Siaga dan sebagian lain memadamkan api," imbuhnya.
Tatang, saksi lainnya mengabarkan bahwa Arlinda juga mengalami luka akibat kebakaran. Karena itu, dia ikut dibawa ke RS Siaga.
(mad/mad)










































