Saksi mata Kus Harmawan mengatakan, pria itu tertabrak sekitar pukul 07.00 WIB tadi. Dia tertabrak kereta yang melintas dari arah Stasiun Kalibata mengarah ke Stasiun Caawang.
"Korban langsung tewas di tempat kejadian," ucap Kus saat dihubungi detikcom, Rabu (24/6/2015). Jenazah pria itu kata dia dievakuasi oleh warga dari Pokdar Kamtibmas Pancoran sebelum polisi datang.
Belum diketahui identitas lengkap pria ini. Dari foto yang dikirim Kus melalui pasangmata.com, tampak jenazah tersebut sudah ditutupi koran oleh warga.
Kus menjelaskan, pria itu menyebrang secara illegal. Di lokasi ada tembok perlintasan kereta yang sengaja dijebol tangan-tangan tak bertanggungjawab untuk memotong jalan.
"Itu di lokasi ada jalan ilegal yang dibikin warga, lobang cukup besar untuk akses lebih dekat ke Menara Saidah. Banyak yang akses angkot dari situ karena banyak angkot ngetem," jelas Kus. Dia pun berharap agar jalan itu ditutup.
Juru bicara PT KCJ Eva Chairunnisa menyayangkan peristiwa itu. Ia meminta warga untuk tidak menjebol tembok dan melintas di sana karena sangat membahayakan keselamatan. Katanya, sudah beberapa kali tembok itu ditutup, namun dijebol lagi oleh oknum warga.
"Secara undang-undang tidak boleh menyebrang di situ. Itu bahaya makanya ditembok. Kalau sudah begini mau menyalahkan siapa. Jalur rel harus steril. Ini butuh partisipasi dan kesadaran dari semua pihak. Pemerintah daerah kan sudah menyediakan jalan, kenapa lewat situ," ucap Eva. (hri/mad)











































