"Kalau melihat dari banyaknya korban, sepertinya dugaan kita (TR) ada penyakit," kata Kasat Reskrim Polrestro Tangerang Kota AKBP Sutarmo saat ditemui detikcom di ruang kerjanya, Selasa (23/6/2015).
"Ya, (TR) ada kelainan lah. Penyakit kelainan seksual kira-kira seperti itu. Namun demikian, kita masih dalami. Nanti akan dilakukan pemeriksaan psikologi juga, kita akan panggil dokter," lanjut Sutarmo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutarmo mengatakan, 12 siswa yang dicabuli TR di ruang kerjanya adalah anak-anak di bawah umur dengan rincian, 7 laki-laki dan 5 perempuan. Umur para korban berkisar paling rendah 9 tahun dan paling tinggi 14 tahun.
"Motifnya, pengakuannya dia hanya ingin tahu apakah anak-anak sudah pernah melakukan hubungan badan atau tidak," ucap Sutarmo. Perbuatan biadab itu dilakukan TR 3 kali dalam 2 waktu yaitu Jumat (12/6) pukul 10.00 WIB dan Sabtu (13/6) pukul 15.00 WIB.
Para siswa ini cabuli pelaku dengan modus sama. Mereka ditakut-takuti dan ditanya apakah sudah pernah melakukan hubungan badan atau belum. Mereka diancam supaya mengaku, jika tidak akan diberikan nilai yang jelek dan dibuat tidak naik kelas. (hri/aan)











































