Ciri-ciri pembunuh PMS disampaikan MR kepada dokter di RS Polri yang merawatnya. MR masih menjalani perawatan setelah mengalami luka sayat di bagian lehernya saat peristiwa berdarah yang terjadi pada Minggu 7 Juni lalu.
Ketika diselamatkan oleh tetangganya, MR sempat bilang pelakunya seseorang berbadan tegap. Namun, MR kini menyebut jin sebagai pembunuh adiknya. MR dianggap perlu di tes kejiwaan menyusul kesaksiannya yang berubah-ubah. Polisi akhirnya melakukan tes kejiwaan terhadap MR.
Berbagai spekulasi mengarah ke MR, namun belum ada pengumuman resmi dari kepolisian tentang tersangka pembunuhan sadis ini. Polisi masih menunggu hasil tes DNA dari sperma yang ada di kemaluan PMS.
Berikut 3 kisah itu:
Β
1. Pria Berbadan Tegap
Saksi kunci kakak kandung PMS, MR (15), sempat mengungkapkan ciri-ciri pembunuh PMS itu.
"Sebelum kakaknya ini dibawa ke rumah sakit, dia sempat bilang ke tetangganya kalau pelakunya cirinya berbadan tegap," kata Kapolsek Ciledug Kompol Ali Joni kepada detikcom, Selasa (9/8/2015).
Menurut Ali, jejak-jejak pembunuh terus ditelusuri. "Pelakunya masih kita selidiki," tuturnya.
Ali juga mengatakan tidak ada barang yang hilang di rumah itu.
"Tidak ada kerusakan di dalam rumah, karena pintu juga tidak terkunci," tutupnya.
2. Jin
Sebelumnya MR memberi kesaksian soal pelaku pria berbaban tegap, kali ini ia mengatakan pelaku adalah jin.
Kasat Reskrim Polrestro Tangerang Kota AKBP Sutarmo mengatakan, keterangan soal pelaku ini diungkapkan MR kepada dokter RS Polri yang merawatnya.
"Berdasarkan keterangan dokter, dia pengakuannya tidak stabil. Kadang mengaku pria berbadan tegap, kemudian bilang jin," kata Sutarmo saat dihubungi detikcom, Senin (22/6/2015).
Menurut Sutarmo, sampai saat ini pihaknya belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap MR karena masih dalam perawatan. MR diketahui mengalami luka sayatan di bagian leher yang menurutnya dilakukan oleh pembunuh adiknya.
3. Tes DNA Sperma
Pembunuh PMS hingga kini masih misterius. Penyidik Polres Tangerang Kota juga belum menetapkan tersangka dalam pembunuhan sadis itu. Polisi sampai saat ini masih menunggu hasil tes DNA dari sperma yang ditemukan di kemaluan korban.
"Sedang diselidiki tes DNA-nya, apakah itu (sperma) punya pelaku atau bukan. Hasil tes DNA belum keluar," imbuhnya.
Polisi sampai saat ini masih memeriksa bukti-bukti terkait kasus tersebut. Penelusuran sampai ke meneliti DNA di sperma tersebut lalu mencari kemungkinan pelakunya. Berbagai spekulasi mengarah ke MR, namun belum ada pengumuman resmi.
"Kita akan melakukan pemeriksaan sampai mendapat keyakinan yang diyakini dia benar," terang Yayok.
"Dari kemarin kita sedang lakukan pemeriksaan psikiatri. Sejauh ini belum ada perkembangan lagi," sambungnya.
Halaman 2 dari 4











































