Setelah pembekuan PSSI oleh Kemenpora dan sanksi oleh FIFA membuat M Fachrudin pusing tujuh keliling. Pria kelahiran Tanggulangin Sidoarjo 14 April 1982 sempat main Tarkam di sejumlah daerah, namun setelah tarkam habis karena Ramadan, dia beralih profesi.
Menu 'Jazz Kepiting Asam Manis' cukup dikenal di kawasan Sidoarjo. Rasanya cukup enak dan yang terpenting adalah pembeli tidak perlu terlalu lama menunggu untuk menyantap kepiting masakan pesepakbola M. Fachrudin ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak saya diputus kontrak, langsung berpikir bahwa pesepakbola itu belum tentu atau belum jelas untuk masa depan. Kemudian saya memutuskan untuk berjualan kepiting," ujarnya kepada detikcom, Selasa (23/6/2015).
Kepiting yang dijualnya itu berkualitas super dan bertelur. "Kepiting asli Sidoarjo, lain dengan kepiting dari daerah lain, kepiting asam manis masakan saya ini tidak menggunakan bumbu masak instan, bumbunya buatan sendiri," ucapnya.
Meski menikmati profesi barunya, namun M Fachrudin masih berkeinginan berkecimpung di dunia sepakbola.
"Kalau nanti kemelut sepak bola sudah selesai dan ada yang meminang saya pun siap," kata pemain yang pernah memperkuat Arema, Sriwijaya, Persisam, Deltras dan yang terakhir di Persik Kediri ini. (ega/ega)











































