Ini disampaikan Novanto usai berbuka puasa bersama Jokowi di rumah dinas Ketua DPR, Jl Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2015). Hadir pula Wakil Presiden Jusuf Kalla, para elite Koalisi Merah Putih, hingga sejumlah menteri kabinet kerja.
"Itu wewenang daripada hak prerogatif presiden. Jadi saya tidak berani menyampaikan secara jelas. Tapi tentu Bapak Presiden sudah mempunyai dan mengantongi yang terbaik buat kabinet akan datang," tutur Novanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kamu jangan buat gaduh. Rapor menteri hanya presiden yang tahu," tutur Jokowi di tempat yang sama sebelum Novanto berbicara beberapa menit sesudahnya.
Isu reshuffle kabinet menguat dan 'jatah' bagi partai pengusung Jokowi-Jusuf Kalla disebut akan dikocok ulang. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dikabarkan meminta tambahan jatah dari 4 menjadi 5 kursi menteri.
(dnu/dhn)











































