Mentan Minta Bantuan Dirut PLN Atasi Kendala Produksi Padi di Bojonegoro

Mentan Minta Bantuan Dirut PLN Atasi Kendala Produksi Padi di Bojonegoro

Zainal Effendi - detikNews
Selasa, 23 Jun 2015 17:19 WIB
Surabaya - Menteri Pertanian Amran Sulaiman meminta Dirut PLN segera membantu petani gabah atau padi yang membutuhkan listrik untuk produksi. Permintaan itu langsung disampaikan melalui telepon tak lama setelah masalah itu disampaikan dinas terkait.

Hal ini terjadi saat Amran memimpin rapat koordinasi penyerapan gabah/padi periode tanam April-September 2015 di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Selasa (23/6/2015).

Saat itu, perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro meminta bantuan kepada Menteri Amran agar ada keringanan biaya listrik bagi petani padi yang dikenakan biaya listrik untuk industri akibat jauhnya menarik kabel dari tiang listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk listrik tidak hanya di Bojonegoro tapi di sepanjang Kali Bengawan Solo tidak perlu risau, saya baru telepon ke Dirut PLN," ujar Amran.

Ia juga berpesan agar jangan pernah membawa masalah pulang setelah rapat.

"Kalau ada masalah lalu nunggu saya laporkan ke Menteri BUMN tidak akan selesai. Langsung kita telepon Dirut PLN dan kita eksekusi di lapangan. Untuk Bojonegoro telah selesai dengan PLN yang menuju ke sini," pungkas Amran.

Ia menambahkan jika upaya rakor ini bertujuan untuk mencapai target dua juta ton beras dalam dua bulan.

"Ini tujuan saya ke sini untuk menyelesaikan masalah biar Jatim bisa capai target dua juta ton beras untuk nasional dan 500 ribu ton untuk Jatim," tandas dia. (ze/rul)


Berita Terkait