"Ada 50 daerah dalam proses penandatanganan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) dan terus akan diupdate, dan kami akan panggil mereka. Ini hanya masalah teknis," kata Tjahjo Kumolo dalam rapat Komisi II di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2015).
Tjahjo mengatakan, selain anggaran untuk pengawasan bagi Bawaslu, kendala anggaran juga belum tersedia bagi pengamanan Pilkada, yaitu untuk kepolisian. Terkait hal ini Tjahjo mengatakan perlu dibahas dalam rapat gabungan Kamis (24/6) nanti.
"Sebagian daerah sudah sedikit anggarkan bagi kepolisian, hanya kami belum tahu data yang ditambahkan kepolisian. Rp 6,7 Triliun itu cukup besar karena Pilkada saja tidak sampai Rp 7 triliun," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dipastikan 3 Juli bagi yang belum kami akan koordinasi dan panggil tim anggaran daerah, sekaligus fasilitasi cari solusi manakala belum ditandatangani. Tapi sampai hari ini saya mendapat informasi ada 47 yang belum tandatangan," ucap Dony. (bal/tor)










































