Kakak korban berinisial MR saat ini berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dia mendapatkan perawatan di ruang psikiatri setelah luka sayatan di lehernya mulai mengering.
"Sejauh ini dia sudah lebih baik. Luka dibagian leher sudah mulai mengering dan sudah bisa beraktivitas. Sekarang mendapat perawatan di ruang psikiatri," kata Kepala Bidang Medik dan Perawatan RS Polri Dr Kombes Pol Yayok Witarto, saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (23/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi sampai saat ini masih memeriksa bukti-bukti terkait kasus tersebut. Penelusuran sampai ke meneliti DNA di sperma tersebut lalu mencari kemungkinan pelakunya. Berbagai spekulasi mengarah ke MR, namun belum ada pengumuman resmi.
Kepada petugas kepolisian dan rumah sakit, MR sempat mengaku melihat pelaku adalah sosok berbadan tegap. Belakangan, pengakuannya berubah. Dia menyebut pembunuh adiknya adalah jin. Ditanya soal ini, pihak rumah sakit masih menelusurinya.
"Kita akan melakukan pemeriksaan sampai mendapat keyakinan yang diyakini dia benar," terang Yayok.
"Dari kemarin kita sedang lakukan pemeriksaan psikiatri. Sejauh ini belum ada perkembangan lagi," sambungnya. (edo/mad)










































