Kapolda Metro Jaya Irjen Irjen Pol Tito Karnavian mengaku prihatin dengan tindakan para PKL tersebut. Menurutnya, kericuhan tersebut dipicu masalah perut.
"Saya paham ini masalah perut, tapi masalah perut ini tidak bisa menjadi alasan pembenar dalam pelanggaran hukum apalagi melakukan pengrusakan dan lain-lain," kata Irjen Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/6/2015).
"Oleh karena itu langkah hukum tetap kita proses. Apabila nanti kemudian ada aktor intelektualnya, akan kita lacak," tambahnya.
Sejauh ini, polisi telah menangkap dan menetapkan 4 orang tersangka. Namun salah satunya seorang perempuan tidak ditahan karena sedang hamil 6 bulan.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan kasus tersebut dan memeriksa sejumlah saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti.
(mei/faj)











































